JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla keseleo lidah saat pengukuhan dirinya bersama Ketua Umum Partai Hanura Wiranto sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden di Tugu Proklamasi, Jakarta, Minggu (10/5). "Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak HWiranto sebagai calon presiden," ujar Kalla.
Ia tidak sadar menyebut Wiranto sebagai calon presiden. Setelah massa berteriak salah, baru ia mengoreksinya. "Itu membuktikan kita katu satu," kilah Kalla.
Setelah itu, ia melanjutkan membacakan sambutannya. Dalam kesempatan itu Kalla menyatakan, ia tidak percaya sepenuhnya pada survey-survey yang hasilnya selalu menempatkan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai pilihan rakyat.
Kalla mengibaratkan dirinya dan Wiranto layaknya pasangan proklamator Soekarno-Hatta. Gabungan kepemimpinan Soekarno-Hatta, diakui Kalla, yang memberikan inspirasi kepada meeka untuk segera melakukan deklarasi. "Sekarang kami berdua di sini dengan semangat yang sama dengan Soekarno-Hatta demi mengisi kemerdekaan Indonesia," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia menyoroti peranan penting masyarakat dalam pembangunan negara di segala aspek. Menurutnya, masyarakat adalah soko guru dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Mengakhiri pidatonya, Kalla menyadur kata-kata yang terdapat dalam teks Proklamasi. "Hal-hal yang berkaitan dengan pembangunan bangsa, dijalankan dengan tempo yang sesingkat-singkatnya. Atas nama bangsa Indonesia: Muhammad Jusuf Kalla-Wiranto," ucap Kalla.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang