Selingkuhi Istri Tetangga, Gunawan Dibunuh

Kompas.com - 11/05/2009, 12:58 WIB

BANGKALAN, KOMPAS.com — Mistar (55), warga Desa Patenteng, Kecamatan Modung, Bangkalan, Jawa Timur, Minggu (10/5), membacok tetangganya, Gunawan (40), hingga tewas. Mistar memastikan Gunawanlah yang selama ini menjalin asmara dengan istrinya.
     
Kapolres Bangkalan AKBP M Aris Purnomo, Senin, membenarkan adanya pembunuhan bermotif perselingkuhan tersebut. "Benar saat ini kami masih memeriksa pelaku atas peristiwa pembunuhan tersebut," kata Aris Purnomo.
    
Peristiwa pembunuhan bermotif perselingkuhan antara Gunawan dan istri tersangka, Mistar, yang masih tetangganya sendiri itu, terjadi Minggu (10/5) sekitar pukul 07.00.
     
Menurut Aris, pelaku pembunuhan tertangkap dua jam kemudian, yakni sekitar pukul 09.00 dan langsung ditahan di Mapolsek Modung. "Tim penyidik reskrim Polsek Modung kini melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Mistar, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," jelasnya.
     
Kronologi kejadian yang diungkap tersangka pada petugas, yakni saat itu Mistar, Tiyem alias Hatimah (istri Mistar) berjalan bertiga bersama Gunawan saat pulang dari sawah menuju rumahnya. Di tengah perjalanan pulang itulah Mistar melihat gelagat yang mencurigakan yang dilakukan istrinya dengan korban Gunawan. Saat itu juga Mistar langsung membacokkan celurit ke arah istrinya, tetapi yang bersangkutan langsung lari menghindar.
    
Gunawan juga tidak luput dari sasaran celurit. Bahkan bacokan celurit Mistar mengenai perut bagian kiri korban, pergelangan tangan kiri, serta leher belakang, hingga akhirnya korban Gunawan tewas di tempat kejadian perkara (TKP).
    
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkan ke polisi. Tim Reskrim dari Mapolres Bangkalan, dan Polsek Modung langsung menuju TKP, menangkap pelaku dan mengamankan barang bukti berupa sebilah celurit yang masih berlumuran darah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau