JAKARTA, KOMPAS.com — Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) siap beroperasi tanggal 10 Juni 2009. Nantinya, selain dapat dilalui oleh kendaraan roda empat, jembatan ini juga dapat dilalui sepeda motor.
Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum (PU) Hermanto, saat ditemui seusai melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah menteri terkait untuk membahas jembatan Suramadu, di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta.
"Jembatan Suramadu fisik sudah siap operasi tanggal 10 Juni. Total panjangnya 21 km," kata Hermanto, Senin (11/5).
Untuk membahas jembatan Suramadu, sejumlah menteri, di antaranya, Menperin Fahmi Idris, Menhub Jusman Safeii, Mendag Mari Elka Pangestu, Menko Perekonomian Sri Mulyani Indrawati, Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta, melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah jajarannya.
Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan, rapat tersebut dilakukan untuk membahas persiapan peresmian jembatan Suramadu.
Nantinya, jembatan tersebut dapat dilalui sepeda motor. Menurut Soekarwo, untuk sepeda motor yang melintas akan dikenakan biaya retribusi sebesar Rp 2.000- Rp 2.500.
"Itu sebagai retribusi pembagian jalan. Nanti akan dibagi antara provinsi yang mengelola. Tarif untuk motor sepertiga tarif feri-lah. Kalau untuk mobil belum diputuskan," ujarnya.
Ia melanjutkan, pungutan tarif retribusi ini tidak mempertimbangkan untung dan ruginya, tetapi untuk recovery biaya-biaya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang