Minyakita Dijual Komersial Setelah Oktober

Kompas.com - 12/05/2009, 13:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan, minyak goreng kemasan murah merek Minyakita akan memasuki pasar komersial setelah Oktober 2009.

"Penjualan Minyakita melalui program Kepedulian Sosial Perusahaan di DKI Jakarta akan dilaksanakan setiap pekan dan berlangsung hingga Juni 2009," kata Mendag di sela penjualan Minyakita, di Kelurahan Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (12/5).

Kegiatan itu akan berlangsung sampai dengan Oktober 2009 dan selanjutnya Minyakita dijual secara komersial di pasar-pasar.

Pemerintah menetapkan harga Minyakita sebesar Rp 7.000 per liter atau naik Rp 1.000 per liter dari harga sebelumnya. "Tapi beda harga dengan minyak goreng curah di pasar tetap sama dengan dulu yaitu lebih murah Rp 2.000 per liter. Harga minyak curah saat ini di pasar rata-rata Rp 9.000 per liter," jelasnya.

Menurut Mendag, penetapan harga itu diharapkan dapat menahan fluktuasi harga minyak goreng di dalam negeri, sementara harga minyak sawit mentah (CPO) di pasar internasional sedang naik di sekitar 700 dollar AS per ton.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau