ASI Baik untuk Jantung Ibu Menyusui

Kompas.com - 13/05/2009, 09:57 WIB

KOMPAS.com — Tak ada yang bisa menandingi kehebatan dan kelebihan ASI, baik untuk si ibu juga untuk si anak. Menurut sebuah studi yang dilaporkan oleh Reuters (28/4), ketika ibu menyusui bayinya hingga berumur 1 tahun, ada nilai tambah bagi kesehatan untuk si ibu dan si anak.

Dalam studi yang dilaporkan tersebut, para peneliti menemukan bukti bahwa durasi menyusui ASI kepada bayi bisa menurunkan risiko ibu terkena tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, dan penyakit kardiovaskular setelah ia menopause.

Penemuan ini dilaporkan dalam jurnal medikal Obstetrics dan Gynecology. Data didapat dari penelitian terhadap 140.000 ibu yang menyusui ASI kepada bayinya.

Menurut dr Eleanor Bimla Schwarz dari University of Pittsburgh, manfaat dari menyusui ASI terhadap faktor risiko penyakit kardiovaskular bergantung pada jumlah takarannya. Jadi, semakin lama durasi menyusui ASI-nya, makin baik manfaatnya.
 
Wanita yang menyusui ASI kepada anaknya lebih dari 12 bulan secara signifikan tak memiliki risiko terkena tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, dan penyakit jantung ketimbang ibu yang tak memberikan ASI kepada bayinya.

Schwarz dan para koleganya berspekulasi bahwa memberikan ASI memiliki manfaat lebih dari sekadar mengurangi simpanan lemak si ibu dan efek penurunan risiko terkena serangan jantung bisa jadi timbul akibat efek hormonal dari pemberian ASI.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau