Pencairan BLT di Lamongan Tunggu Jadwal

Kompas.com - 13/05/2009, 17:06 WIB

LAMONGA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja Transmigrasi Lamongan Soni Harsono Rabu (13/5) menyatakan pencairan alokasi Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Lamongan tinggal menunggu jadwal.

Alokasi BLT tahun 2009 di Lamongan untuk dua bulan yakni Januari dan Februari senilai 21,834 miliar untuk 109.170 sasaran penerima masing-masing sebesar 200.000. Mekanisme pencairan BLT langsung kantor pos yang ada di Lamongan.

Sebelumnya kantor pos juga sudah menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) sehingga tidak bisa dilaksanakan bersamaan dengan BLT. Menurut Soni masyarakat sering salahpersepsi antara BLT dan PKH karena keduanya memang sama-sama program sosial untuk percep atan pengentasan kemiskinan.  

BLT masuk cluster perlindungan sebagai kompensasi kenaikan BBM untuk meningkatkan daya beli masyarakat dengan tanpa syarat penerimanya. Sementara PKH masuk cluster usaha kerakyatan disertai syarat ketat dalam penyalurannya, kata Soni.

Pelaksanaan PKH tahap I tahun 2009 atau periode Maret di Lamongan telah tuntas disalurkan dengan dana mencapai Rp 11,080 miliar untuk 29.199 rumah tangga sangat miskin (RTSM). Tahun 2009 RTSM sasaran penerima PKH bertambah sebanyak 1.803 RTSM di tiga keca matan yakni Kecamatan Tikung (802 RTSM), Solokuro (345) dan Kecamatan Maduran (653). Pada 2008 lalu program PKH di Lamongan meliputi 17 kecamatan dengan dana yang diserahkan mencapai Rp 36,6 miliar untuk 27.396 RTSM

Dalam Dialog dan Advokasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Lamongan Rabu (13/5) yang dihadiri pelaksana PKH dari Tuban dan Bojonegoro, staf ahli di Departemen Komunikasi dan Informasi RIAgus Salim menyebutkan ada tiga cluster program sosial untuk pengent asan kemiskinan di Indonesia. Cluster itu yakni cluster perlindungan seperti BLT, cluster pemberdayaan seperti Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri serta cluster usaha kerakyatan seperti Program Pengembangan Usaha Agrobis Pedesaan (PUAP) .

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau