Bank DKI Syariah Lakukan Ekspansi Pembiayaan

Kompas.com - 14/05/2009, 00:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank DKI Syariah melakukan ekspansi pembiayaan sebesar Rp 604,8 miliar di sektor ritel produktif dan korporasi.
    
Asisten Administrasi Umum Bank DKI Syariah Irham Farchreza Anas di Jakarta, Rabu (13/5), mengatakan, ekspansi pembiayaan yang dilakukan Bank DKI Syariah di sektor ritel produktif meliputi bank perkreditan rakyat swasta (BPRS), koperasi simpan pinjam, dan layanan mikro. Sedang di sektor korporasi, bank itu akan menggarap proyek infrastruktur di badan usaha milik negara (BUMN).
    
"Ekspansi pembiayaan ini merupakan salah satu strategi Bank DKI Syariah dalam menyikapi persaingan antarbank syariah yang semakin ketat," kata Irham Rachreza.
    
Selain melakukan ekspansi pembiayaan, kata Irham,  strategi lainnya adalah melakukan penggalangan dana pihak ketiga maupun perluasan jaringan kerja.
    
Pada penggalangan dana pihak ketiga, katanya, Bank DKI Syariah memasarkan produk-produk funding seperti seperti giro iB, deposito iB, tabungan iB Taharoh, tabungan iB Simpeda. Pada kuartal pertama 2009, penggalangan dana pihak ketiga tercatat sebesar Rp 250 miliar.
    
Bank DKI Syariah juga akan melakukan ekspansi dalam penggalangan dana pihak ketiga, yakni turut menerima setoran wakaf dari para wakil di DKI Jakarta. "Penerimaan setoran wakaf ini direncanakan akan diluncurkan pada pertengahan 2009," katanya.
    
Sebelumnya, empat bank syariah yakni Bank BNI Syariah, Bank Syariah Mandiri, Bank Muamalat Indonesia, dan Bank Mega Syariah yang bekerja sama dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI)  menerima setoran dari para wakaf dari seluruh Indonesia.
     
Pada perluasan jaringan kerja, katanya, sejak beroperasi lima tahun lalu, unit syariah Bank DKI ini telah memiliki  dua kantor cabang di Jalan Wahid Hasyim Jakarta Pusat dan Pondok Indah Jakarta Selatan, serta tiga kantor cabang pembantu, lima kantor kas, serta fasilitas ATM.
    
Dengan menerapkan tiga strategi tersebut, katanya, unit syariah Bank DKI terus memperlihatkan pertumbuhan cukup signifikan. Pada kuartal pertama 2009, unit syariah Bank DKI membukukan laba bersih Rp 11,1 miliar.
    
Dengan melakukan ekspansi di bidang pembiayaan dan penggalangan dana pihak ketiga, katanya, unit syariah Bank DKI optimis bisa tumbuh lebih signifikan.
    
    

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau