CIREBON, KOMPAS.com — Sekitar 30 orang wartawan yang bekerja di wilayah Cirebon berunjuk rasa di depan kantor Bank Indonesia Cirebon, Kamis (14/5), sebagai wujud solidaritas pada kasus penyerangan wartawan SCTV, Carlos Pardede.
Unjuk rasa diikuti wartawan daerah, nasional, elektronik, dan cetak. Para wartawan datang sekitar pukul 11.10, dan telah disambut aparat keamanan yang berjaga-jaga di depan gerbang masuk kantor BI Cirebon.
Sambil berorasi menyuarakan kekecewaan perlakuan salah seorang satuan petugas pengamanan BI Jakarta terhadap wartawan, mereka membentangkan poster-poster penolakan kekerasan kepada wartawan.
Eko dan Masyuri, dua orang wartawan televisi swasta nasional, meminta seluruh pihak menghargai kerja jurnalis yang dilakukan para wartawan. Selain itu, tidak melakukan kekerasan dengan tujuan menghalang-halangi kerja wartawan.
Menanggapi unjuk rasa wartawan, Deputi Sistem Pembayaan dan Manjemen Intern Kantor BI Cirebon Matsisno mengatakan, masalah itu telah diserahkan kepada aparat kepolisisan. Adapun para wartawan Cirebon yang ingin menyuarakan aspirasinya, bisa ditampung dan akan diteruskan ke BI Pusat di Jakarta. "Hal ini jangan sampai menjadi kendala dan hubungan kerja sama yang sudah ada (antara BI dan wartawan) selama ini," ujar Matsisno.
Unjuk rasa itu diakhiri dengan pembacaan pernyataan sikap oleh Matsisno, dan wartawan merekontruksi kejadian yang menimpa wartawan SCTV, Rabu (13/5) kemarin. Wartawan berharap kejadian itu tidak berulang lagi, dan meminta kejadian itu diusut tuntas.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang