MADIUN,KOMPAS.com - Memasuki bulan renungan HIV/AIDS yang diperingati setiap bulan Mei, Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Kota Madiun dan Yayasan Bambu Nusantara (LSM yang concern terhadap masalah HIV/AIDS) kembali mengingatkan warga untuk waspada terhadap HIV/AIDS.
Peringatan kepada warga ini dilakukan dengan cara membagi-bagikan bunga dan selebaran berisi seputar penyakit HIV/AIDS dan pencegahannya. Pembagian bunga dan selebaran dilakukan di perempatan Jalan Pahlawan dan Jalan Panglima Sudirman, Madiun, Kamis (14/5).
Selain membagikan bunga dan selebaran, mereka juga membentangkan dua spanduk besar. Spanduk itu bertuliskan Mari Bersama-sama Kita Menanggulangi HIV/AIDS dan Stop AIDS! Keep Promise, Take The Lead .
Di antara aktivis dari KPA dan Yayasan Bambu Nusantara, ada pula Duta AIDS 2008 dari SMAN 3 Madiun, bernama Arie Prasetyawan dan Hamidatun, yang ikut membagikan bunga dan selebaran. Selain itu, dengan menggunakan pengeras suara, mereka mengingatkan warga tentang bahaya HIV/AIDS.
Manajer Program Yayasan Bambu Nus antara Titik Sugianti mengatakan setiap bulan Mei diperingati sebagai bulan renungan HIV/AIDS karena pada bulan itulah pertama kali orang diketahui terinfeksi virus HIV/AIDS.
Peringatan ini diselenggarakan untuk kembali mengingatkan warga , khususnya warga Madiun, tentang bahaya HIV/AIDS. Pasalnya di Madiun, sejak 2004 sampai sekarang sudah tercatat ada 95 orang yang terinfeksi HIV/AIDS, 21 orang diantaranya telah meninggal.
Kebanyakan dari penderita atau sekitar 27 persen terinfeksi melalui NAPZA suntik, tambah Titik.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang