Besok, PKS Akan Bertemu SBY

Kompas.com - 14/05/2009, 21:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan melakukan pertemuan dengan Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat (15/5), menyusul mentahnya pertemuan antara utusan SBY dan PKS malam ini.

Hal tersebut disampaikan Presiden PKS Tifatul Sembiring, di sela-sela jumpa pers, di kantor DPP PKS, Jakarta, Kamis (14/5).

"Karena, semua utusan SBY bukan dalam kapasitas untuk mengambil keputusan sehingga besok kami akan dijadwalkan PKS dengan SBY langsung besok," kata Tifatul.

Menurut Tifatul, pertemuan antara PKS dan SBY besok akan menjadi keputusan final. Sedianya, pertemuan akan digelar segera setelah SBY tiba di Jakarta. Saat ini, SBY tengah menghadiri WOC 2009 di Manado.

"Pertemuan setelah beliau (SBY) selesai di Manado. Besok ada pertemuan SBY dan PKS setelah beliau mendarat dari Manado. Kami mengapresiasi karena SBY sekarang sedang menjalankan tugas negara," ujarnya.

Lebih jauh, Tifatul mengatakan, dalam pertemuan yang berlangsung antara utusan SBY dan PKS petang tadi hanya berisi penjelasan mengenai pengusungan Boediono sebagai cawapres.

"Utusan itu hanya menjelaskan dan mereka bukan decision maker-nya, dan kami juga bukan dalam mengambil keputusan saat itu juga," tuturnya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau