JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto ingin berperan lebih banyak di bidang ekonomi jika dirinya berpasangan dengan Megawati Soekarnoputri sebagai calon presiden dan wakil presiden.
"Memang masalah perekonomian kami ingin nantinya Pak Prabowo dan tim yang berperan," ucap Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi di Kantor DPP Gerindra, Jakarta, Jumat (15/5).
Porsi pembagian tugas ini merupakan salah satu poin pembicaraan antara tim Gerindra dan PDI Perjuangan. Suhardi juga menyinggung, diskusi dengan PDI Perjuangan juga menyangkut soal porsi menteri di kabinet nanti. "Pembicaraan belum selesai," katanya.
Ia mengungkapkan, jika pembicaraan dengan PDI Perjuangan tidak mencapai titik temu, Gerindra masih memiliki sejumlah opsi. Ada dukungan dari partai-partai kecil. Gerindra juga tengah menjajaki komunikasi dengan Partai Keadilan Sejahtera. Jika semua peluang untuk mengusung Prabowo bertarung dalam pilpres tertutup, opsi terakhir Gerindra adalah menjadi oposisi.
"Masih ada dua hari untuk mempertimbangkan semuanya. Pergolakannya akan sangat cepat, jadi kita belum dapat menyimpulkan," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang