JAKARTA, KOMPAS.com - Terkait dengan mulai terkuaknya kasus pembunuhan Nasrudin, pihak keluarga Nasrudin berencana mengadakan jumpa pers di Hotel Sentral Jakarta untuk menjelaskan perkembangan kasusu tersebut. Namun, pertemuan tersebut mengundang tanda tanya karena dilakukan di arena Rapimnas Garda Indonesia.
Acara yang sedianya diadakan jam 19.30 ini didahului oleh pertemuan sekitar 10 orang. Satu di antaranya adalah Andi Samsudin, adik kandung Nasrudin. Sekitar jam 19.15 mereka keluar dari ruangan yang dihiasi dengan poster bertuliskan Rapimnas Garda Indonesia. Mereka makan makanan ringan sebentar bersama para wartawan.
Selang 15 menit, datang seorang laki-laki, yang menurut sumber yang didapat ia adalah Ketua dari Garda Indonesia. Ia bersama beberapa tamu datang dan disambut oleh Andi. Sesaat kemudian mereka semua masuk ke ruangan. Ketika ada wartawan yang hendak masuk, Andi memintanya keluar.
"Bentar ya pak. Ditutup dulu," kata Andi sambil menutup pintu. Sampai saat ini mereka masih mengadakan pertemuan tertutup. Sementara itu sekitar 20 wartawan menunggu di luar ruangan dengan penuh tanda tanya.
Apa hubungan kasus ini dengan Garda Indonesia? Apa itu Garda Indonesia masih menjadi tanda tanya. Kebingungan bertambah karena mendapat informasi di antara mereka yang mengadakan pertemuan ada para purnawirawan TNI/Polri.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang