JAKARTA, KOMPAS.com — Tepat pukul 12.50, Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto datang ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mendaftarkan diri sebagai pasangan capres dan cawapres.
Ratusan pendukung mereka yang sejak tadi sudah menunggu kehadiran pasangan calon pemimpin bangsa ini menyeruak mencoba mendekati keduanya. Teriakan "Mega-Pro... Mega-Pro... Hidup Mega-Pro..." pun terus menggema.
Megawati dan Prabowo berjalan kaki dari perempatan Jl Teuku Umar sampai kantor KPU dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Setelah Mega dan Prabowo memasuki kantor KPU, massa pendukung keduanya tetap meneriakkan dukungannya.
Tak lama berselang, massa pendukung Mega-Pro terus berdatangan, mereka berasal dari Pengurus Anak Cabang PDI-P dan Partai Gerindra se-DKI Jakarta, diperkirakan jumahnya mencapai 200 orang yang terdiri dari anak-anak dan orang dewasa.
Mereka juga membawa spanduk yang berisikan dukungan kepada pasangan Mega-Pro. Massa menyanyikan lagu-lagu perjuangan. "Mega pasti menang, pasti menang.... Ayo ciptakan perubahan bersama Megawati-Prabowo," teriak mereka.
Untuk membakar semangat, seorang pendukung Mega-Pro melakukan orasi dan mengajak massa terus meneriakkan yel-yel. Suasana semakin panas karena diramaikan dengan pertunjukan Reog Ponorogo.
Saat Megawati keluar dari kantor KPU menggunakan mobil, massa tetap berusaha mendekati mobil tersebut. Penumpukan massa di depan KPU menyebabkan arus lalu lintas dari Jl Diponegoro menuju Bundaran HI ditutup, sedangkan arus sebaliknya dari Bundaran HI mengalami kemacetan total.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang