Hendra/Ahsan Kalah, Indonesia Gagal ke Final

Kompas.com - 16/05/2009, 15:44 WIB

GUANGZHOU, KOMPAS.com - Pupuslah harapan Indonesia menuju final Piala Sudirman. Pada babak semifinal, Sabtu (16/5), di Guangzhou Gymnasium, tim Merah-putih menyerah 1-3 dari Korea Selatan.

Kekalahan ganda putra yang baru dipasangkan pada kejuaraan bulu tangkis beregu campuran ini, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dari Jung Jae Sung/Lee Yong Dae, membuat pintu ke final tertutup. Hendra/Ahsan menyerah dua game langsung, 9-21 19-21, dari pasangan Korea peringkat 6 dunia tersebut.

Dengan demikian, Indonesia hanya bisa merebut satu poin dari tunggal putra, ketika Sony Dwi Kuncoro menaklukkan Park Sung Hwan dalam pertarungan rubber set berdurasi 1 jam 15 menit, 14-21 21-15 22-20. Dua kekalahan sebelumnya diperoleh ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir dan tunggal putri Maria Kristin Yulianti.

Tampil bukan dengan pasangan sebenarnya, Markis Kido--cedera lututnya kambuh--, Hendra gagal menunjukkan permainan terbaiknya. Bersama Ahsan yang merupakan pasangan "mendadak", mereka sulit menahan gempuran pasangan Korea yang memang sangat padu. Alhasil, set pertama Hendra/Ahsan hanya bisa mendapatkan 9 poin.

Di set kedua, Hendra/Ahsan berusaha bangkit dan bermain lebih agresif. Hasil di awal laga memang cukup menjanjikan, karena mereka sempat unggul empat poin atas pasangan Korea tersebut.

Namun usai jeda setelah Hendra/Ahsan unggul 11-8, pasangan Korea bisa kembali ke bentuk permainan terbaiknya di mana pertahanan yang bagus menjadi awal serangannya. Setelah mampu menahan setiap gempuran Hendra/Ahsan, Jae Sung/Yong Dae bisa membalikkan situasi untuk melakukan serangan yang terbukti sangat mujarab di mana mereka bisa mengejar ketinggalan dan balik memimpin sampai akhirnya menang 21-19, sekaligus membawa Korea meraih tiket final untuk bertemu pemenang China vs Malaysia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau