GUANGZHOU, KOMPAS.com - Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) akan mengubah format turnamen beregu, Piala Sudirman serta Piala Thomas dan Uber, untuk penyelenggaraan yang akan datang. Ini dilakukan untuk memberikan peluang kepada tim-tim grup bawah meraih kemenangan.
Deputi Presiden BWF Paisan Rangsikitpho mengatakan, hasil pertemuan dewan (council meeting) BWF yang berakhir Sabtu (16/5), antara lain, sepakat mengubah format Piala Sudirman.
"Format baru akan memberi peluang seluruh tim untuk memenangi trofi, dengan menggelar babak grup terlebih dahulu sebelum babak sistem gugur. Unggulan akan ditentukan berdasarkan peringkat dunia. Namun itu masih dibicarakan," kata Paisan.
Dia menambah, format baru Piala Sudirman akan dibahas lagi dan disahkan pada pertemuan tahunan (AGM) yang akan datang.
Sementara itu format baru Piala Thomas dan Uber adalah, melakukan pengundian ulang usai babak penyisihan grup, untuk memasuki babak perempat final. Hal itu dilakukan untuk mencegah adanya tim yang berusaha menghindari pertemuan dengan tim lain.
"Dengan demikian, setiap tim yang lolos ke perempat final tidak tahu siapa lawan berikutnya," kata Paisan yang memberi keterangan pers bersama presiden BWF Kang Young Joong dan sekjen BWF Stuart Borrie.
Mengenai tuan rumah Piala Sudirman, manajer marketing dan administrasi BWF, Selvaamresh Supramaniam mengatakan, hingga batas akhir penawaran tidak ada negara yang tertarik. Karena itu, penawaran dibuka kembali hingga akhir Juni.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang