LIVERPOOL, KOMPAS.com - Gelandang Liverpool, Xabi Alonso menilai, performa timnya musim ini lebih baik dari sebelumnya. Meski begitu, menurutnya, mengakhiri musim tanpa gelar tetap merupakan kegagalan.
Permainan dan daya juang Liverpool adalah salah satu yang paling menarik musim ini. "The Reds" begitu memukau saat menyingkirkan Real Madrid dari Liga Champions. Juga ketika melibas MU 4-1 di ajang Premier League.
Performa mereka menggila, justru setelah kekalahan 1-3 dari Chelsea di leg pertama delapan besar Liga Champions. Mereka mampu bangkit dan terus mencetak minimal tiga gol tiap pertandingan.
Sayang, usaha dan kerja keras mereka tak berujung trofi. Memang, Fernando Torres dkk sempat beberapa kali menduduki puncak klasemen. Namun, tak lama, MU berhasil kembali merebut posisinya.
Setelah berusaha kersa sepanjang musim, mimpi dan ambisi Liverpool kandas pekan ini. Perayaan gelar MU musim ini, Sabtu (16/5), mengakhiri harapan "The Reds". Dan, ini menyakitkan.
"Liga sudah semakin baik dari sebelumnya bagi kami. Tetapi, bila Anda tidak memenangi apa-apa, maka Anda tidak mempertimbangkannya sebagai musim yang baik," kata Alonso.
"Kami harus kecewa kepada diri sendiri, mencoba menjadi kritis, dan menganalisis hal-hal yang belum kami lakukan dengan baik," lanjutnya.
Alonso mengaku sakit hati dan kecewa menerima kenyataan ini. Ia merasa sakit setiap mengingat kegagalan itu. Namun, ia juga yakin, Liverpool selalu mampu bangkit. (SKY)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang