Pemeriksaan Kesehatan Capres Dua Jam Lebih Cepat

Kompas.com - 17/05/2009, 13:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemeriksaan kesehatan terhadap pasangan calon presiden dan calon wakil presiden peserta Pemilu Presiden 2009 diperkirakan selesai pukul 14.00, atau dua hingga tiga jam lebih cepat dari waktu yang ditentukan. Pasalnya, semua tahapan pemeriksaan berjalan lancar.

"Pemeriksaan telah berjalan sekitar 80 persen. Pemeriksaan kejiwaan berupa wawancara dan tes tertulis juga sudah dilaksanakan. Rata-rata dapat menyelesaikannya sesuai waktu yang ditentukan," ujarnya Kepala RS Pusat Angkatan Darat Supriyantoro kepada para wartawan, Minggu (17/5) siang di RSPAD, Jakarta.

Menurutnya, kondisi dan stamina para kontestan yang akan memperebutkan kursi RI 1 dan RI 2 tersebut sangat prima. "Calon kita sehat-sehat semua," ujarnya sambil tersenyum.

Ditambahkan, para kontestan baru dinyatakan tidak lulus ketika tidak memenuhi 10 parameter kesehatan yang telah distandarkan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Seusai pleno nanti malam, hasil tersebut langsung diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau