Din Upayakan Perdamaian Thailand Selatan

Kompas.com - 17/05/2009, 22:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin bersama sejumlah tokoh agama dunia, Minggu (17/5), berada di Pattani, Thailand Selatan, untuk mengupayakan perdamaian. 

Misi perdamaian yang diprakarsai World Conference on Religions for Peace (WCRP) yg berkedudukan di New York itu bertujuan mendorong terwujudnya perdamaian di lima provinsi bagian Selatan Thailand yang selama ini dilanda konflik. 

Din yang juga Presiden Kehormatan WCRP dan Presiden Asian Conference on Religions for Peace (ACRP) ditunjuk mewakili Islam. Anggota misi lain terdiri dari tokoh Buddha, Hindu, Kristen, dan Shinto. 

Menurut Din, konflik di bagian Selatan Thailand memang berdimensi keagamaan, tetapi agama hanyalah faktor justifikasi terhadap faktor-faktor nonagama seperti faktor sosial, ekonomi dan politik.  Untuk menyelesaikan konflik itu perlu juga diatasi faktor-faktor non-agama tersebut melalui pendekatan dialogis yang persuasif dengan mengedepankan pendekatan soft power

"Dalam kunjungan ke Bangkok dua tahun lalu, Raja Bhumipol pernah meminta langsung kepada saya agar Muhammadiyah ikut membantu penyelesaian konflik di Thailand Selatan," kata Din. Oleh karena itu, kini sedang dilakukan upaya kerjasama dalam bidang dakwah, pendidikan dan pemberdayaan ekonomi melalui pengembangan lembaga keuangan mikro. 

Dua hari lalu, enam rektor Universitas Muhammadiyah berada di Pattani dan Yala, Thailand Selatan, guna menjajaki kerja sama pendidikan dan menjaring calon penerima beasiswa untuk kuliah di universitas-universitas Muhammadiyah. 

"Dalam misi perdamaian kali ini akan ada pertemuan para tokoh muslim dan Buddhist guna meningkatkan peran kedua agama dalam ikut menyelesaikan konflik dan mewujudkan perdamaian di kawasan itu," kata Din.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau