Buruh Cimahi Mengancam

Kompas.com - 18/05/2009, 12:08 WIB

CIMAHI, KOMPAS.com — Unjuk rasa yang dilakukan ratusan pekerja di depan PT Jamsostek Kantor Cabang Kota Cimahi dijanjikan bukan menjadi aksi terakhir. Pengunjuk rasa memastikan kalau aksi lanjutan akan dilakukan di tempat lain dan dengan skala yang lebih besar.

Diungkapkan dalam orasi unjuk rasa, hari Selasa (19/5) mendatang, buruh akan mendatangi Gedung Sate untuk meminta Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan membatalkan nota kesepahaman dengan PT Jamsostek untuk mengucurkan dana tanggung jawab perusahaan sebesar Rp 10,6 miliar bagi program penciptaan lapangan pekerjaan.

Pada tanggal 26 Mei 2009 mendatang, massa yang lebih besar akan mendatangi PT Jamsostek Kantor Wilayah Jawa Barat dengan maksud serupa. "Ini hanya sebagai pemanasan, besok akan kita kuras pabrik-pabrik untuk mengerahkan massa ke Kota Bandung untuk mengepung Gedung Sate dengan massa yang diperkirakan berjumlah 50.000," tegas Ketua DPC SPSI Kota Cimahi Edi Suherdi, Senin (18/5).

Wakil Ketua Bidang Hukum dan Pembelaan Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Kota Cimahi Robin Sihombing berujar, bantuan tersebut sangat menyakiti perasaan para pekerja. Pasalnya, dana CSR yang mudah dikucurkan itu kontras dengan layanan yang seharusnya diterima oleh pekerja.

Dia menyebut, repotnya menerima bantuan pemutusan hubungan kerja maupun beasiswa bagi pekerja yang diajukan. Alasan yang kerap diterima pekerja adalah dana atau kuota sudah habis. Seolah lupa, dana yang bergulir di dalam PT Jamsostek berasal dari uang pekerja yang dipotong tiap bulannya," ungkap Robin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau