MALANG, KOMPAS.com - Persikabo Kabupaten Bogor berhasil menahan imbang 1-1 PSPS Pekanbaru dalam laga pertama delapan besar Divisi Utama Liga Indonesia 2008, Senin (18/5) di Stadion Gajayana Malang, Jawa Timur. Sebelumnya, tuan rumah Persema Malang membuka ajang delapan besar dengan poin penuh setelah menundukkan Persiba Bantul dengan skor tipis 1-0.
Bermain dengan stadion basah sehabis diguyur hujan, PSPS dan Persikabo lebih banyak menerapkan bola-bola long passing daripada umpan pendek dari kaki ke kaki. Akibatnya, permainan lambat tidak dapat dihindari hingga pertengahan babak kedua.
Di menit ke-64, PSPS mendobrak permainan monoton itu setelah striker Cyril Emile Tchana berhasil menjebol gawang lawan. Dia berhasil mengelabui pemain belakang lawan, Edward Kaligu yang baru masuk lapangan semenit sebelumnya. PSPS sementara unggul 1-0 atas lawannya.
Namun tiga menit berselang, Persikabo berhasil menyamakan kedudukan setelah strikernya Mauro Gaston berhasil menyarangkan tendangan cepatnya memanfaatkan kemelut di depan gawang lawan. Kedudukan 1-1 bertahan hingga babak kedua berakhir.
"Kondisi lapangan basah ini memang memaksa kami bermain dengan umpan-umpang panjang. Akibatnya memang permainan jadi monoton. Selain itu juga faktor pertandingan pertama, para pemain mungkin masih terbebani untuk menang," tutur pelatih PSPS, Abdul Rahman Gurning.
Sementara pelatih Persikabo, Suimin Diharja mengatakan bahwa anak-anak asuhnya sangat terpengaruh bola-bola panjang lawan, sehingga permainan cepat mereka tidak berkembang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang