Film G30S/PKI Paling Diminati di Bioskop TIM

Kompas.com - 18/05/2009, 22:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Film dokumenter Pengkhianatan Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI) menjadi film paling diminati para pengunjung bioskop di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat.

Selain film G30S/PKI, film Indonesia lainnya yakni The Jack yang disutradarai Andi Yusuf juga banyak peninatnya, kata Humas Kineforum, Petrus di Jakarta, Minggu.

Selama tiga tahun Kineforum telah memutar film dokumenter dan umum secara gratis di TIM, kedua film Indonesia itu yang paling banyak menyedot penonton dibandingkan film lainnya dari beberapa negara lain yang diputar.

Untuk kedua film Indonesia itu sekali pemutaran bisa disaksikan sekitar 90 penonton yang memenuhi tempat duduk biskop.

Film Indonesia untuk dokumenter dan umum tidak kalah dengan film dari Italia, Perancis, dan Jerman yang juga diputar secara bergantian.

Kineforum adalah bioskop pertama di Jakarta yang menawarkan ragam program meliputi flim klasik, dokumenter, dan umum karya anak bangsa maupun beberapa negara lainnya.

Ruang pemutaran film ini tidak bertujuan mencari keuntungan finansial karena Kineforum dikelola oleh Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) yang meliputi bidang di antaranya musik, film, teater, dan seni.

Wadah ini juga diharapkan menjadi ruang eksibisi dan dialog bagi pembuat film dan penonton Jakarta, terutama untuk karya non-komersial.

Selama Mei 2009, Kineforum memutar film Italia karya Massimo Troisi yang peminatnya banyak dari kalangan remaja khususnya mahasiswa dan di antaranya film yang diputar Ricomincio Da Tre (Memulai dari Tiga) dengan durasi 90 menit, Non Ci Resta Che Piangere (Tidak Ada yang Bisa Dilakukan Selain Menangis) dengan durasi 113 menit.

Kemudian film Pensave Fosse Amore E Invece Un Calesse (Aku Pikir Itu Cinta) dengan durasi 113 menit serta Le Vie Del Singnore (Jalan Tuhan Itu Terbatas) 82 menit.  Semua film karya Massimo Trosi adalah drama komedi untuk remaja.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau