ATALANTA, KOMPAS.com — Pelatih Atalanta Luigi Del Neri merasa tidak enak hati kepada Pelatih Juventus Claudio Ranieri. Del Neri merasa timnya menjadi salah satu alasan bagi "La Vecchia Signora" untuk memecat Ranieri.
Selasa (19/5) kemarin, Juve mengambil keputusan tegas memberhentikan Ranieri dari tugas-tugas kepelatihan. Ranieri dianggap tidak mampu mengeluarkan Juve dari tekanan sehingga mereka gagal meraih kemenangan pada beberapa laga akhir musim. Hasil terakhir yang direngkuh "Si Nyonya Tua" adalah bermain imbang 2-2 lawan Atalanta di Olimpico Turin.
"Pelatih selalu mendapat perlakuan kejam. Jika sesuatu berjalan buruk, mereka akan menjadi satu-satunya orang yang dipersalahkan," kata Del Neri soal pemecatan tersebut. “Saya malu karena Claudio pergi dengan cara seperti ini dan setiap orang tahu, dia telah membuat fondasi yang akan menjadi kenangan bagi mereka."
Del Neri, yang pernah mengalami kejadian serupa saat menangani FC Porto pada 2004, selalu berharap agar pelatih seyogyanya menunaikan tugas hingga akhir musim. Karena itu, ia tidak mau kejadian yang sama menimpa dirinya di Atalanta.
“Jika kami memenangi dua laga sisa, kami akan mengemas 52 poin, tapi kami tidak akan memikirkan soal itu. Kami layak menang lawan Genoa dan Juve, jadi kami semestinya kami masih bisa mendapat empat poin lagi," tambahnya.
Dalam dua pekan mendatang, Atalanta akan menjamu Palermo pada Minggu (24/5). Di partai penutupan, mereka akan menantang sang juara Inter Milan. (CH4)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang