Wenger: Lawan Barcelona, MU Akan Bertahan

Kompas.com - 21/05/2009, 02:45 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, memprediksi Manchester United  akan  bertahan dan mengandalkan serangan balik saat menghadapi Barcelona di final Liga Champions, 27 Mei mendatang.

Pendapat Wenger itu mengacu pada duel Arsenal versus MU dalam lanjutan Premier League akhir pekan lalu. Saat itu, agresivitas "The Gunners" menjadi mentah karena membentur pagar betis pertahanan MU. Cara seperti inilah yang tepat digunakan untuk meladeni tim dengan konsistensi menyerang tinggi seperti "El Barca".

"Saya yakin bahwa kami sangat menguasai bola dan mereka mengandalkan serangan balik. Akan seperti itu saat (MU) melawan Barcelona," ujar Wenger.

Wenger menilai, MU akan mengadopsi permainan Chelsea saat menghadapi Barcelona di leg pertama babak semifinal. Saat itu, "The Blues" bisa menahan semau serangan Barcelona. Sayangnya, mereka gagal memainkan serangan balik cukup baik.

Namun, menurut Wenger, dengan strategi seperti Chelsea, MU bisa mendapat hasil lebih baik. Perbedaan terletak kepada kesiapan dan kebugaran fisik pemain.

Setelah kepastian gelar juara Premier League, MU memiliki banyak waktu istirahat. "Setan Merah" akan tampil dalam kondisi fisik optimal. Ini membantu kelancaran strategi bertahan dan serangan balik yang mengandalkan kekuatan dan kecepatan.

"Pertahanan Man United tentu bisa membuat perbedaan. Apa yang Chelsea lakukan terhadap Barcelona membatasi mereka pada sedikitnya peluang dan mereka sangat kuat dalam tantangan," tambah Wenger. (SUN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau