Pemakaman Pelda Rochim Secara Militer

Kompas.com - 21/05/2009, 12:51 WIB

BOJONEGORO, KOMPAS.com - Pemakaman jenazah Pelda TNI- AU Moch.Rochim (43), anggota TNI- AU yang tewas dalam kecelakaan pesawat Hercules, Kamis ini dilakukan secara militer di pemakaman umum Desa Sukorejo, Kecamatan Kota, Bojonegoro, Jawa Timur.

"Pemakaman rencananya dilakukan secara militer dengan inspektur upacara Mayor TNI AU, Wahyudi dari Lanud Iswahyudi, Madiun," kata Serma TNI AU, Imam S, rekan korban.

Imam  mengaku, tidak hanya sebatas sebagai rekan kerja, tetapi juga sudah seperti saudara di Halim, Jakarta. Keduanya bekerja di TNI AU, sebagai teknisi sekaligus crew awak pesawat Hercules. Karena itu, sejak jenazah disemayamkan dan dimandikan di Lanud Iswahyudi hingga dibawa ke rumah duka di Bojonegoro, dia selalu menyertai.

"Saya dan Moch.Rochim sudah terbiasa terbang dengan pesawat Hercules yang jatuh itu," katanya menjelaskan.

Pada 1 April lalu, Rochim naik pangkat dari Serma menjadi Pelda. Dia menjelaskan, pemakaman umum Desa Sukorejo tersebut, dilakukan secara militer dengan inspektur upacara, Mayor TNI-AU, Wahyudi diiringi satu peleton anggota TNI AU dari Lanud Iswahyudi, Madiun.

Sementara itu, rumah kediaman, Abdul Sawal, orang tua, Pelda TNI AU Moch.Rochim,di Desa Sukorejo, Kecamatan Kota, sudah dipenuhi para kerabat dan tetangga termasuk Kepala Desa Sukorejo, Budi Suprayitono.

Lokasi kediaman, orang tua Abdul Rochim tersebut, hanya berjarak sekitar 100 meter dari pemakaman umum desa setempat. Abdul Rochim menyatakan, akan mengambil Alim Usbanul Rochim (10), salah satu cucunya untuk dirawat di Bojonegoro.   "Tetapi saya belum tahu perlu dimusyawarahkan dengan keluarga, tetapi keingginan saya merawat salah satu cucu saya itu,"katanya dengan nada terbata-bata.  

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau