Bau Menyengat Bakal Warnai Deklarasi Mega-Pro

Kompas.com - 22/05/2009, 09:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Deklarasi pasangan capres dan wapres yang diusung PDI Perjuangan dan Gerindra, Megawati-Prabowo, di TPST Bantar Gebang, Bekasi, Minggu (24/5), dipastikan berlangsung di tengah suasana berbeda. Meskipun tumpukan sampah tidak akan tampak, tetapi bau busuk yang menyengat sepertinya akan tetap mewarnai acara tersebut.

Berdasarkan pantauan Kompas.com kemarin di TPST, sejak pagi hari hingga sore, lokasi deklarasi yang terletak di samping zona III C tidak mencium bau sampah pada pagi hingga siang. Namun, menjelang sore sekitar pukul 15.00 bau menyengat mulai menyergap lokasi acara.

Berdasarkan penuturan sejumlah pekerja lapangan yang setiap hari berada di lokasi guna mempersiapkan acara deklarasi, bau menyengat kerap menyerang lokasi sejak sore hingga malam.

”Mulai bau pas sore. Biasanya angin datang ke arah panggung mulai sore. Nanti malam makin bau,” ucap Wahyu, petugas panggung.

Dari pantauan Kompas.com, tepat di depan dan samping kanan panggung terdapat dua tumpukan sampah menggunung yang telah tertutup tanah yang tidak menimbulkan bau. Namun, di zona dua beberapa ratus meter di depan panggung terdapat lokasi pembuangan sampah yang masih aktif. Diduga, bau menyengat berasal dari lokasi tersebut yang tertiup angin.

Linggom L Toruan, Vice Managing Director TPST Bantar Gebang, ketika dikonfirmasi menolak berkomentar mengenai bau tersebut. ”Yah namanya juga tempat pembuangan sampah yah pasti bau,” jawabnya singkat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau