KOMPAS.com- Khoirudin (47) yang duda dan Sopiah yang janda sebenarnya berbesan. Anaknya, Eryanto (25) menyunting Nuraini (20), anak Sopiah.
Akan tetapi, hubungan Khorudin, warga Dusun Telago Manis, Desa Tanjungaur, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo, Jambi tampaknya tak sekadar hubungan antarbesan. Keduanya terlihat mesra, sampai seluruh warga mengetahui hubungan yang tak wajar itu.
Menyadari hubungan yang menjadi gunjingan warga itu, Eryanto tentu saja malu. Demikian juga dengan Suhaimi (25), adik ipar Khoirudin. Keduanya bersama warga pernah mengingatkan Khoirudin untuk tidak melanjutkan hubungan asmaranya dengan sang besan.
Namun, Khoirudin malah mengaku sudah menikahi Sopiah, meski ketika didesak warga ia tak bisa menunjukkan surat nikah. Setelah itu, warga tak begitu peduli.
Dua bulan setelah itu, Khoirudin dan Sopiah mengaku telah bercerai, tapi keintiman mereka bak pasangan yang dimabuk asmara tetap terjalin. Bahkan Khoirudin makin sering bertandang ke rumah Sopiah.
Keadaan itu memancing amarah Eryanto dan Suhaimi. Rabu (20/5) malam lalu sekitar pukul 20.00, Khoirudin kembali datang ke rumah Sopiah. Eryanto dan Suhaimi pun mengusirnya, Khoirudin bergeming.
Kedua paman-keponakan itu makin marah. Keduanya lalu mengambil balok kayu dan memukuli ayah dan kakak iparnya itu secara membabi buta. Mendengar ada keributan, warga dan aparat Polsek Tebo Ulu langsung datang ke lokasi.
Kedua tersangka diamankan berikut dua buah balok kayu sebagai barang bukti, sementara Khoirudin dilarikan ke RSUD Muarabungo, tetapi karena lukanya parah ia akhirnya meninggal pada Kamis dini hari sekitar pukul 04.00.
Kepala Kepolisian Resor Tebo Ajun Komisaris Besar Franky Harianto melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal Ajun Komisaris Herman Suriono menyatakan, kedua tersangka saat ini telah diamankan.
"Dari hasil pemeriksaan sementara, motif pengeroyokan ini diduga tersangka Eryanto dan Suhaimi kesal akibat hubungan korban dengan Sopiah. Kedua tersangka mengaku malu karena sudah berkali-kali mengingatkan korban tapi tidak diindahkan," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang