11 Korban Hercules Masih Dirawat

Kompas.com - 24/05/2009, 14:26 WIB

MADIUN, KOMPAS.com — Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) dr Soedono, Kota Madiun, Jawa Timur, Minggu (24/5), masih merawat 11 orang korban luka jatuhnya Pesawat Hercules C-130 milik TNI AU di Desa Geplak, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan.

Direktur RSUP dr Soedono, Madiun, Dr Dodo Anondo, MPH, mengatakan, jumlah pasien yang dirawat di RSUP dr Soedono sebelumnya tercatat 14 orang, tetapi dua orang telah pulang dan seorang dirujuk ke RSUD dr Soetomo, Surabaya.

"Keadaan keseluruhan pasien semakin membaik, bahkan sebagian telah ada yang pulang sehingga tinggal 11 orang yang tersisa. Dua orang yang telah pulang tersebut adalah seorang gadis cilik, Anggun, dan Prada Dwi Purwanto," ujarnya.

Khusus untuk pasien Warsito, yang seharusnya dijadwalkan pulang, terpaksa harus bertahan karena masih perlu melakukan sebagian pemeriksaan medis meski keadaannya secara umum membaik.

"Kami ingin, kondisi pasien saat keluar dari rumah sakit sudah dalam keadaan benar-benar sehat sehingga di rumah hanya tinggal pemulihan," katanya.

Menurut dia, keadaan semua pasien yang sudah membaik itu juga termasuk Mayor Lekahena yang masih berada di ruang intensif care unit (ICU).

Meskipun Mayor Lekahena dilaporkan belum sadar, respons positif yang diberikan terhadap sejumlah alat semakin membaik.

"Meski belum sadar, respons positifnya sudah meningkat, sedangkan Suyono yang sebelumnya di ICU juga sudah dapat dipindahkan ke ruang rawat inap atau paviliun, tetapi pemindahannya mungkin Senin," katanya.

Mulai hari ini, dua orang yang sebelumnya masih dirawat di ruang observasi sudah dapat keluar dan dipindahkan ke ruang rawat inap.

"Untuk pasien di ruang observasi sebelumnya, yakni Sulasmin, telah menjalani operasi sehingga setelah operasi ia akan ditempatkan di ruang pemulihan, sedangkan sisa pasien korban pesawat yang lain telah dirawat di ruang rawat inap," katanya.

Secara rinci, jumlah korban luka jatuhnya Pesawat Hercules C-130 di RSUP dr Soedono, Madiun, adalah 1 pasien masih di ruang ICU, 1 orang di ruang pemulihan, 9 orang di ruang rawat inap, 1 orang dirujuk ke Surabaya, dan 2 orang telah pulang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau