Lebih dari 10 Orang Pingsan di Deklarasi Mega-Pro

Kompas.com - 24/05/2009, 15:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Padatnya massa ditambah dengan cuaca panas yang menaungi lokasi deklarasi pasangan Mega-Prabowo di TPST Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, membuat sejumlah orang ambruk. Seorang ibu simpatisan PDI Perjuangan pingsan karena cuaca panas.

Dua orang petugas Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan langsung menghampiri ibu berbadan besar yang dibopong ke salah satu kursi di bagian depan tenda. Tak berapa lama, ibu itu siuman setelah diolesi minyak angin oleh simpatisan lainnya. Petugas meminta massa memberikan sedikit ruang. "Kasih lowong sedikit biar bisa bernapas. Kalo tambah panas, kasian," ujar salah satu petugas.

Dedi, salah seorang tenaga kesehatan mengatakan, lebih dari 10 orang mendapatkan bantuan kesehatan di posko yang tersedia. Mereka pingsan karena padatnya massa yang memenuhi arena deklarasi. "Lebih dari 10 orang yang pingsan mungkin belum makan, panas, kedesak-desak," kata Dedi.

Sementara itu, ribuan massa yang telah berkumpul sejak pagi tadi masih menantikan kedatangan Mega-Prabowo yang diinformasikan harus berjalan kaki karena kendaraannya tidak bisa menembus kemacetan dan kepadatan massa di sepanjang jalan menuju Bantar Gebang. Dijadwalkan, keduanya akan melakukan deklarasi pada pukul 15.00.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau