Garda Muda Indonesia Alihkan Dukungan kepada Mega-Pro

Kompas.com - 24/05/2009, 20:43 WIB

BEKASI, KOMPAS.com - Deklarasi pasangan Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto sebagai capres-cawapres memperoleh dukungan tambahan dari Garda Muda Indonesia. Organisasi tersebut selama ini berafiliasi ke PAN (Partai Amanat Nasional) dan memperjuangkan Soetrisno Bachir dalam bursa capres dan cawapres.

Sekitar 100 kader Garda Muda Indonesia hadir pada acara deklarasi tersebut di tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Minggu (24/5). Direktur Eksekutif Garda Muda Indonesia Adi Yatnika, usai deklarasi pasangan Megawati-Prabowo, mengatakan kedatangan merupakan bentuk dukungan terhadap pasangan tersebut meski mereka tidak diundang.

"Kami lihat program Megawati-Prabowo lebih radikal dan jelas untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat kecil. Pasangan ini sangat peduli dengan rakyat, sehingga kami memberikan dukungan," katanya.

Garda Muda Indonesia yang dibentuk pada 2008 itu diklaim memiliki kader atau relawan di seluruh Indonesia sebanyak sekitar 120 ribu orang. Adi mengatakan semula Garda Muda Indonesia merupakan relawan untuk mendukung Sutrisno Bachir menjadi capres atau cawapres.

"Dalam perkembangannya Sutrisno Bachir seperti ditinggalkan, hingga akhirnya tidak masuk bursa cawapres," katanya. Pengurus Garda Muda Indonesia merasa kecewa dengan manuver sebagian tokoh PAN yang memberikan dukungan terhadap pasangan capres-cawapres lain, sehingga Garda Muda ini mengambil sikap dengan mendukung pasangan Megawati-Prabowo yang programnya sesuai dengan platform Garda Muda Indonesia.

Adi mengatakan sekarang merupakan saat yang tepat bagi Garda Muda Indonesia untuk memberikan dukungan kepada pasangan Megawati-Prabowo. Momentum pemilu ini akan dimanfaatkan optimal bagi perjuangan pengurus dan kader Garda Muda Indonesia.

"Kami segera mensosialisasikan mengenai dukungan ini di kalangan kader dan pengurus di provinsi maupun kabupaten. Perjuangan Garda Muda Indonesia sekarang adalah memenangkan pasangan Megawati-Prabowo," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau