KPU Kabupaten/Kota Tunda Penetapan DPT

Kompas.com - 25/05/2009, 04:20 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com — Setelah Komisi Pemilihan Umum mengumumkan pemutakhiran daftar pemilih yang dilakukan sampai 31 Mei, sebagian KPU kabupaten/kota mengundurkan waktu penetapan daftar pemilih sampai 27 Mei. Sampai tenggat itu, pendaftaran warga yang belum tercatat sebagai pemilih masih diterima.

Koordinator Divisi Pemilih KPU Surabaya Nurul Amalia, Minggu (24/5) di Surabaya mengatakan, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Surabaya menyerahkan daftar pemilih yang siap ditetapkan paling lambat 24 April ini. Sebanyak tiga PPK, yakni Semampir, Wiyung, dan Bubutan, menyerahkan daftar pemilih kemarin.

Menurut Nurul, penambahan pemilih di setiap kelurahan bervariasi jumlahnya, mulai dari 700 hingga 1.000 orang. Karena itu, di 163 kelurahan, penambahan pemilih di Surabaya bisa mencapai 150.000 orang. Pada Pemilu Legislatif 2009, daftar pemilih tetap (DPT) Surabaya mencapai 2.116.090 orang.

Penambahan jumlah pemilih sangat besar karena di Surabaya banyak warga musiman, baik datang untuk bekerja maupun untuk bersekolah.

Untuk mengantisipasi kesalahan penghitungan dalam rekapitulasi pemilih, KPU Surabaya mengecek setiap daftar pemilih yang diserahkan PPK. "Di Surabaya terdapat 31 kecamatan dan 163 kelurahan. Jadi, rekapitulasi memang tidak bisa dilakukan dengan waktu singkat," kata Nurul.

Ketua KPU Sidoarjo Bima Aries Diyanto mengatakan, surat KPU yang menyatakan perpanjangan masa pemutakhiran data pemilih belum diterima.

Bila setelah ini masih ada warga yang belum tercatat sebagai pemilih, KPU Sidoarjo akan mengokomodasi dan mengadakan pleno ulang untuk menambahkan jumlah DPT. Menurut Bima, sebaiknya warga yang belum terdaftar mengajukan diri melalui Panitia Pemungutan Suara (PPS) atau PPK. Dengan demikian, pemilih bisa langsung dimasukkan dalam daftar pemilih TPS tertentu.

Sejauh ini, kata Bima, belum bisa diperkirakan jumlah DPT Sidoarjo untuk Pemilu Presiden 2009. Namun, untuk Kecamatan Waru saja, penambahan mencapai 14.000 orang. Di Sidoarjo, setidaknya terdapat lima dari 18 kecamatan merupakan daerah dengan mobilitas penduduk sangat tinggi, yakni Kecamatan Taman, Sidoarjo Kota, Gedangan, Buduran, dan Waru. Di lima kecamatan ini terdapat banyak kompleks perumahan dan industri.

Selain di lima kecamatan itu, penambahan pemilih terjadi, tetapi dengan jumlah yang bervariasi mulai beberapa ratus orang. Diperkirakan, penambahan pemilih di Sidoarjo bisa mencapai 100.000 orang. DPT Sidoarjo pada Pemilu Legislatif 2009 sebanyak 1.263.954.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau