DUBAI, KOMPAS.com — Seorang tamu yang tiba dengan pesawat dari Kanada dikonfirmasi sebagai kasus pertama influenza A-H1N1 di Uni Emirat Arab (UAE), Minggu (24/5). Menteri Kesehatan Uni Emirat Arab Hanif Hassan Ali mengatakan kepada Kantor Berita WAM, pasien tersebut kini dirawat di rumah sakit.
"Gejala-gejalanya telah menurun, tetapi perawatan akan terus dilakukan selama 10 hari sesuai dengan prosedur medis," katanya. "Para penumpang di dalam pesawat yang sama tidak menunjukkan gejala-gejala tersebut," lanjutnya.
Menteri itu tidak menyebutkan jati diri tamu tersebut. Harian The Daily Gulf News sebelumnya mengutip seorang pejabat yang mengatakan bahwa pria itu adalah seorang dokter Kanada keturunan Pakisan yang pergi ke rumah sakit di kota Al Ain untuk melakukan pemeriksaan atas gejala flu yang dideritanya.
Di negara tetangga UAE, Kuwait, sebanyak 18 prajurit AS pada Minggu dinyatakan terserang virus H1N1, kasus pertama flu babi di negara Teluk Arab pengekspor minyak itu.