Yuk, Belajar Senam Kegels!

Kompas.com - 25/05/2009, 11:49 WIB

KOMPAS.com — Anda sering mendengar tentang latihan atau senam kegels. Kegunaannya antara lain untuk melatih otot di organ vital agar dapat merasakan orgasme yang lebih memuaskan. Namun, bagaimana sebenarnya cara melakukan senam ini?

Kegels membentuk dan menguatkan otot-otot pubococcygeal (PC)—tiga set otot yang menggerakkan punggung hingga ke tulang kemaluan, mengelilingi pembukaan vagian dan rektum (bagian usus besar yang berakhir di dubur). "Selama orgasme, otot-otot ini berkontraksi secara ritmis. Jika otot ini semakin kuat, sensasinya pun semakin intens," ujar urogynecologist Hilary Cholhan, M D, Direktur Rochester Regional Continence Center di Rochester, NY. Selain itu, otot PC wanita yang kuat dapat mencengkeram penis pasangannya dan dengan sendirinya meningkatkan sensasi pasangan dengan mengontraksi dan melepas otot-otot PC ini.

Ingin tahu di mana letak otot-otot ini? Temukan dengan cara menahan air seni saat Anda sedang berada di kamar mandi. Namun, jangan melakukan kegels secara rutin saat Anda memang sedang ingin buang air atau kantong kemih penuh dengan air seni karena hal ini justru akan melemahkan otot-otot PC. Anda juga dapat menemukan otot-otot PC dengan menyelipkan sebuah jari ke dalam vagina, lalu coba tekan jari Anda. Pastikan Anda tidak meregangkan otot paha, bokong, atau anus. Lalu lakukan latihan ini:

The Basic Kegel: Dengan perlahan kontraksikan otot-otot Anda, tarik ke dalam dan ke atas. Tahan dalam tiga hitungan, lalu perlahan lepaskan selama tiga detik. Ulangi lagi sebanyak Anda bisa, 25 atau 30 kali selama tiga detik.

Flutter Kegels: Remas dan lepaskan otot PC dengan cepat dalam gerakan berdenyut. Sebagai awal, usahakan agar denyutannya konsisten. Hal ini bisa berhasil jika Anda sering berlatih. Lakukan 25-30 denyutan.

The Kegel Push-Out: Setelah melepaskan kontraksi, dorong ke bawah dan keluar secara halus otot-otot PC. Ciptakan sekuens kegel yang mengombinasikan pengulangan panjang dan pendek dengan dorongan keluar (seperti saat ingin buang air besar, namun menggunakan otot PC). Contohnya 10 kontraksi pendek, 10 kontraksi panjang, dan 5 dorongan keluar.

Elevator Kegels: Bayangkan vagina sebagai poros lift, dengan motor lift pada bagian pembukaan vagina. Kencangkan otot-otot sedikit demi sedikit seolah Anda sedang menaikkan lift, berhenti di puncaknya, lalu menurunkannya lagi. Ulangi 10 kali.

Agar otot-otot PC dapat betul-betul bekerja, lakukan kegels dalam berbagai posisi, seperti saat berdiri, duduk, berbaring, atau berlutut, dua atau tiga kali sehari. Jika Anda melakukannya secara rutin, Anda akan merasakan perbedaannya dalam 8-12 minggu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau