Ingin Sehat? Kudap Buah Kiwi!

Kompas.com - 25/05/2009, 15:43 WIB

KOMPAS.com - Selama ini Anda mungkin mengenal buah kiwi sebagai buah yang dipercaya mampu meningkatkan kualitas sperma. Sayang sekali, belum ada penelitian yang membuktikan mitos tersebut. Meskipun demikian, tidak berarti buah yang berasal dari Selandia Baru ini tidak memiliki manfaat apa pun. Bahkan, kandungan nutrisi buah kiwi terbukti lebih tinggi daripada buah-buah lainnya.

Zespri® International, perusahaan asal Selandia Baru yang memasarkan buah kiwi ke lebih dari 70 negara di dunia, telah menginvestasikan jutaan dollar dana riset untuk mengetahui manfaat buah kiwi. Hasil penelitian mereka membuktikan bahwa buah kiwi memiliki kandungan serat, vitamin C, vitamin E, potasium, asam folat, carotenoid, kalsium, fosfor, magnesium, selenium, tembaga, zat besi, seng, dan antioksidan lain yang cukup tinggi. Buah dengan rasa manis sedikit asam ini juga memiliki kandungan glycaemik index (GI) dan kandungan lemak dan kolesterol yang rendah. Apa manfaat dari semua vitamin dan mineral tersebut?

Vitamin C mampu meningkatkan kekebalan tubuh sehingga Anda jarang jatuh sakit. Vitamin C juga berperan penting dalam membantu penyerapan zat besi dan mempertajam kesadaran, serta merupakan antioksidan yang dibutuhkan setiap hari untuk membantu mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas dan stres oksidatif. Kandungan vitamin C dalam buah kiwi dua kali lebih banyak daripada buah jeruk, yang selama ini dipercaya sebagai sumber vitamin C terbesar. Sedangkan vitamin E, selain merupakan antioksidan, juga dibutuhkan untuk kesehatan jantung, dan mempertahankan kesehatan kulit.

Anda yang tengah hamil, atau merencanakan kehamilan, juga tidak perlu menggantungkan harapan pada susu, alpukat, atau pisang, untuk mendapatkan asam folat. Buah kiwi juga merupakan sumber alami dari folat yang sangat dibutuhkan untuk mencegah cacat tulang belakang pada bayi, juga bagi perkembangan otak dan kognitif anak-anak. Kandungan folat satu buah kiwi hampir sama dengan yang terdapat dalam empat buah peach.

Buah dengan permukaan kulit yang berbulu ini merupakan sumber potasium dan  rendah sodium, sehingga bermanfaat untuk menjaga kondisi tekanan darah dan kesehatan jantung. Ia juga merupakan sumber karotin lutein, yang terbukti lebih mudah diserap (lebih baik dari sayuran) dan mudah didapat. Oleh karena itu kiwi sangat baik untuk membantu kesehatan penglihatan yang disebabkan usia. Potasium sangat baik untuk mengurangi tekanan darah tinggi dan membantu regenerasi saraf dan otot, sementara itu kandungan seratnya mampu mengurangi sebah dan kembung, melancarkan BAB, dan memperbaiki sistem pencernaan.

Mengkonsumsi buah kiwi 2-3 buah per hari juga mampu mencegah atau menurunkan penggumpalan darah, yang merupakan faktor risiko dari penyakit kardiovaskular –penyebab penyumbatan arteri dan pembuluh darah.

Cara memilih dan menyimpan buah kiwi

Bila Anda ingin mendapatkan manfaat yang lebih efektif dari buah kiwi, konsumsi buah ini bersamaan dengan makanan lainnya, terutama makanan dengan lemak tinggi. Mendapatkan buah ini tidak sulit, Anda tinggal mencarinya di supermarket atau hipermarket. Apalagi semenjak buah ini dipasarkan oleh Zespri® International ke Indonesia, Anda bisa memperoleh buah kiwi yang lebih berkualitas, dan memilih buah kiwi dengan varian baru. Selain buah kiwi berwarna hijau yang memiliki sedikit rasa asam, Anda juga dapat memilih buah kiwi jenis gold berwarna kuning yang rasanya lebih manis.

Jika hanya dari permukaan kulitnya saja, Anda tidak bisa memilih mana buah kiwi yang sudah matang dan siap dinikmati. "Untuk memilih buah kiwi yang masak, tekan sisi atas (bagian yang dipetik) dan sisi bawahnya dengan ibu jari dan telunjuk. Kalau sedikit empuk, berarti kiwi sudah siap dimakan," ujar Daniel Mathieson, South East Asia Marketing Manager Zespri® International di restoran Healthy Choice, Kemang (19/5).

Jika Anda membeli buah kiwi yang belum matang, letakkan buah ke dalam mangkuk buah atau kantong kertas bersama dengan apel dan pisang. Dalam proses pematangan, apel dan pisang memproduksi ethylene, dan hal ini akan mempercepat proses pematangan buah lainnya. Kemudian, agar buah kiwi awet, masukkan buah ke dalam kantong plastik atau kotak buah khusus, lalu simpan ke dalam lemari es, terpisah dari buah-buahan lainnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau