Tidak Semua Anggota DPD Laporkan Dana Kampanye

Kompas.com - 25/05/2009, 16:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Tidak semua calon anggota legislatif Dewan Perwakilan Daerah (DPD) menyerahkan laporan dana kampanye. Namun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum dapat mengumumkan rinciannya.

Menurut anggota KPU Abdul Azis, kemungkinan besar caleg DPD yang tidak menyerahkan adalah caleg-caleg yang tidak terpilih. Ia mengatakan, caleg DPD yang tidak menyerahkan jelas akan dikenakan konsekuensi.

Sementara itu, 38 parpol atau semuanya yang ikut dalam pemilu sudah menyerahkan laporan dana kampanye. Azis mengatakan, KPU akan memublikasikannya segera setelah pleno KPU.

"Kita masih punya waktu. Nanti kita susun pemberitahuannya pada parpol. Sudah itu baru diumumkan juga ke publik," tutur Azis di Kantor KPU, Senin (25/5).

KPU juga sedang menyusun surat edaran untuk jajarannya di daerah terkait cara dan detail yang akan disampaikan kepada parpol. "Itu kan banyak sekali. Tidak seluruhnya mungkin dibuka, bagian-bagian mana yang perlu disampaikan ke partai," ujar Azis.

Azis mengatakan, KPU juga akan memberikan salinan kepada Bawaslu jika diminta. Hingga saat ini, KPU belum melihat adanya kejanggalan laporan audit dana kampanye karena baru akan dibuka malam ini.

"Tindak lanjut dari temuan audit nantinya akan ditentukan hanya berdasarkan hasil audit tersebut," tegas Azis.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau