Pajero Sport Exceed Gempuran Mitsubishi di Kelas SUV

Kompas.com - 27/05/2009, 11:21 WIB

KOMPAS.com — Sukses menguasai market leader di kelas kendaraan komersial dengan truk dan juga double cabin melalui Strada Triton, kini PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) coba bermain di segmen sport utility vehicle (SUV). Distributor kendaraan Mitsubishi di Indonesia itu akan meramaikan pasar SUV itu dengan produk andalan baru mereka, Pajero Sport, yang akan diperkenalkan pada 18 Juni mendatang.

"Kami munculkan model baru Mitsubishi Pajero Sport ini untuk melengkapi produk Mitsubishi yang sudah ada," ungkap Presiden Direktur PT KTB Fumio Kuwayama dalam acara Media Test Drive yang mengambil lokasi di Kawasan Mandala Pratama Permai Industri Estate, Dawuan, Cikampek, Jawa Barat, Selasa (26/5).

Dalam acara tersebut, para wartawan tak hanya mendapat penjelasan detail mengenai medium SUV Mitsubishi itu dari Marketing Director PT KTB Rizwan Alamsjah. Bahkan, merasakan langsung tenaga dan kenyamanan mobil itu dengan mengemudikan langsung di trek yang sudah dirancang khusus.

Lebih dari, agar mendapatkan akurasi yang lebih nyata akan keandalan Pajero Sport, pihak KTB mendatangkan khusus spesialis pereli marathon "Paris-Dakar" Hiroshi Matsuoka. Para wartawan berjumlah 3 orang diajak bermanuver di trek sepanjang 2,2 km dengan kecepatan maksimum.

Dalam keterangannya, Rizwan menjelaskan bahwa passenger car terbarunya ini memiliki konsep sebagai kendaraan all round premium SUV yang mempunyai ruang kabin yang luas dengan 7 kursi penumpang dan irit bahan bakar (untuk lebih jelas seperti apa konsepnya bisa dilihat pada rubrik Produk Baru). "Mitsubishi Pajero Sport ini hadir dengan tiga varian, terdiri dari Pajero Sport Exceed A/T 4x4, Exceed A/T 4x2, dan Pajero Sport GLX M/T 4x4. Ketiganya dilengkapi mesin 2.5L Intercooler Turbocharger DOHC DI-D Cammon Rail," jelas Rizwan.

Lok, kok ada nama Exceednya? Memang, Rizwan menjelaskan kalau platform dari Pajero Sport ini masih sama dengan Strada Triton. Bahkan Eichi Kaito, salah seorang jajaran direksi di KTB, menegaskan, "Dua pertiga bentuk Pajero Sport, mulai dari depan sama dengan Strada Triton. Selebihnya ke belakang baru," tandas Eichi.

Ketika ditanya kenapa Mitsubishi terlambat bermain di pasar SUV, Rizwan menegaskan, langkah ini masih terkait dengan program revitalisasi brand image. Soal harga, ia belum mau memberikan penjelasan. "Untuk target, per bulannya sekitar 200 sampai 250 unit untuk 2WD dan 4WD. Melalui Pajero Sport ini, kami ingin mengulang sukses seperti yang sudah diraih Strada Triton yang sampai sekarang sudah menguasai 60 persen di kelasnya," papar Rizwan.

Dan Rizwan yakin kalau Pajero Sport ini bisa mencapai angan-angan dari KTB lantaran dilandasi satu hal. "Karena konsep produk Pejero Sport ini mewakili semua aspek, ya keluarga, business dan untuk kepentingan off-road."

Yang jelas, kehadiran Pajero Sport akan mengusik langkah "nyaman" Toyota Fortuner di pasar SUV. Karena platform SUV baru Mitsubishi ini dari Strada Triton Exceed, maka harganya di atas Rp 360 juta-an.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau