Walah... Kompor Rusak Kok Ya Dibagikan

Kompas.com - 27/05/2009, 16:04 WIB

MADIUN, KOMPAS.com — Semakin banyak warga Kabupaten Madiun yang mengeluhkan paket bantuan kompor gas, sebagai bagian dari program konversi minyak tanah ke gas, yang bermasalah. Mereka pun mengembalikan paket bantuan itu ke balai desa.

Di Desa Purwosari, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, tercatat sudah ada 28 kompor gas yang dikembalikan penerima paket bantuan ke balai desa. Sementara di Desa Klitik, Wonoasri, jumlah kompor yang dikembalikan sudah ada sebanyak 11 unit.

Jumlah ini kemungkinan bertambah karena belum semua ketua RT melaporkan kondisi paket bantuan di masing-masing wilayah RT ke kantor desa.

Sementara di Desa Jatirejo, Wonoasri, tercatat ada 48 unit kompor gas yang bermasalah, 20 di antaranya diperbaiki sendiri oleh warga, sedangkan 28 unit sisanya sudah diganti dengan yang baru.

Menurut Kepala Desa Purwosari, Purnomo, Rabu (27/5), kompor-kompor yang dikembalikan itu di antaranya karena kompor tidak mau nyala, kondisi kompor yang penyok dan berkarat, serta pemantik api yang rusak. Kondisi kerusakan yang sama terjadi pada kompor-kompor gas di Klitik seperti diungkapkan Kepala Desa Klitik Didik Heri.

Baik Purnomo dan Didik Heri dijanjikan oleh konsultan pelaksana konversi gas bahwa kompor-kompor yang rusak akan diganti. Namun, sampai saat ini belum ada penggantian dari konsultan terhadap kompor-kompor yang rusak.

Selain banyaknya paket bantuan kompor yang bermasalah, banyak warga di Purwosari, Klitik, dan Jatirejo yang tidak tahu cara memasang dan menggunakan kompor gas. Meskipun masing-masing keluarga penerima telah diberi pamflet berisi tata cara pemasangan dan penggunaan kompor gas, mereka tidak berani melakukannya karena khawatir meledak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau