Pramono Anung Jagokan Barca

Kompas.com - 27/05/2009, 18:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Para penggila olahraga sepak bola tengah menanti partai final Liga Champions antara Barcelona dan Manchester United, dini hari nanti. Nah, Sekjen PDI Perjuangan, Pramono Anung, yang biasa berbicara soal politik, kali ini turut berkomentar mengenai prediksi siapa yang akan tampil sebagai jawara.

Sebenarnya, Pramono mengakui, di antara kedua tim ini, tak ada yang menjadi jagoannya. "Saya penggemar berat Chelsea. Karena sudah kalah, saya jadi menjagokan Barca. Kenapa Barca? Karena Barca punya pelatih yang muda dan sekarang ini punya penyerang yang relatif komplet," ujarnya menjawab pertanyaan wartawan, Rabu (27/5) petang di kediaman Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat.

Menurut Pram, Barca mempunyai pemain penyerang andal, seperti Lionel Messi, Thiery Henry, dan juga Samuel Eto'o. "Itu lebih baik dari Christiano Ronaldo maupun Wayne Rooney. Di tengah juga mereka punya gelandang seperti (Andres) Niesta yang luar biasa, apalagi (Carles) Puyol sudah boleh main sehingga ya lengkaplah ini," paparnya.

Saat ditanya, berapa skor yang ia prediksikan, Pram menyebut angka 1-0 untuk Barca. "Pasti yang akan dilakukan Barca, mereka akan meyerang di awal secara cepat karena kekuatan Barca adalah mesinnya cepat panas," kata dia penuh semangat.

Yang menarik adalah komentar terakhir Pramono, "Dan MU, saya yakin dia terlalu over confidence kali ini. Siapa pun yang over confidence biasanya kalah sih," katanya sambil tertawa. Menyindir siapa, Mas Pram?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau