FOTA Hukum Williams

Kompas.com - 27/05/2009, 19:59 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Tim Williams harus menanggung risiko akibat keberaniannya untuk "mengkhianati" Asosiasi Tim-tim Formula 1 (FOTA). Mereka untuk sementara waktu dikenai sanksi dibekukan dari keanggotaan. Hal itu diketahui berdasarkan pernyataan yang dibuat tim tersebut pada hari Rabu (27/5).

Awal pekan ini, Williams mengeluarkan pengumuman yang mengejutkan karena mereka menjadi tim pertama yang menyatakan akan tampil di balapan Formula 1 (F1) musim 2010. Padahal, FOTA sedang berusaha agar Federasi Otomotif Internasional (FIA) mau mengubah aturan untuk musim baru nanti.

Ya, seperti yang sudah diwartakan, FIA akan menerapkan aturan pembatasan anggaran biaya atau budget cap untuk semua peserta F1 2010. Rencana yang digagas presiden FIA Max Mosley itu mendapat reaksi negatif dari sebagian besar tim anggota FOTA, seperti Ferrari, Red Bull, Toyota dan Renault. Bahkan Ferrari mengancam akan mundur.

Agar permusuhan tidak berlanjut, FOTA mengirim surat kepada presiden FIA agar segera dicarikan jalan keluar, di antaranya dengan mengubah rencana aturan budget cap tersebut. Hanya berselang 24 jam setelah FOTA mengirim surat itu, Williams justru mengumumkan bahwa mereka pasti ikut balapan musim mendatang.

Tindakan tersebut tentu saja membuat FOTA malu. Ini juga memberikan gambaran bahwa di antara para anggota sendiri terjadi perbedaan pandangan, sehingga ada tim yang berani mengambil keputusan sendiri.

Ditengarai FOTA melakukan pertemuan di London pada hari Rabu ini, dan langsung mengeluarkan keputusan tersebut (sanksi,red).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau