Duh, Siswa Miskin Makin "Ciut" Sekolah di RSBI

Kompas.com - 29/05/2009, 16:50 WIB

BANYUMAS, KOMPAS.com — Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, telah menetapkan kuota 10 persen bagi siswa miskin di setiap sekolah yang menerapkan program Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI).

Namun, kenyataannya tidak demikian. Beberapa sekolah RSBI di Purwokerto, misalnya, tidak memasang kuota itu. Sekolah hanya menunggu siswa miskin yang ingin mendaftar.

Menurut Kepala Inspektorat Daerah Banyumas Edi Prabowo, Jumat (29/5), selaku tim yang ikut mengawasi penerimaan siswa baru, Pemkab Banyumas telah menetapkan kuota 10 persen bagi siswa miskin di setiap sekolah yang menerapkan RSBI. Pengawasan penerapan kuota itu berada pada Dinas Pendidikan.

"Kuota 10 persen itu pun ditetapkan Dinas Pendidikan. Seharusnya sekolah RSBI sudah menjalankannya," kata Edi.

Seperti dijumpai di SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Purwokerto, kedua sekolah itu memberlakukan RSBI untuk setiap rombongan belajar. Konsekuensinya, siswa yang mendaftar di sekolah itu harus memberikan sumbangan pembangunan dan biaya operasional sekolah per bulan yang telah ditetapkan. Jumlahnya pun tak sedikit.

Di SMP Negeri 2 Purwokerto, misalnya, siswa baru dibebani sumbangan minimal sebesar Rp 2,5 juta. Selain itu, siswa juga dikenai iuran operasional sekolah per bulan Rp 100.000.

Wakil Kepala SMP Negeri 2 Purwokerto Sunari mengatakan, meski pihaknya menerapkan RSBI untuk setiap rombongan belajar, tetapi mereka tetap memberikan kesempatan bagi siswa miskin untuk ikut mendaftar. Bahkan, siswa itu akan dibebaskan dari beban sumbangan maupun biaya operasional sekolah setiap bulannya.

Namun untuk siswa miskin itu, Sunari mengakui, tidak menetapkan kuota. Siswa miskin hanya mungkin dapat mengikuti pendidikan di SMP Negeri 2 selama dia lulus tes seleksi masuk.

"Namun memang, karena ada batas minimal sumbangan itu, banyak orangtua dari siswa miskin yang sepertinya kurang berani mendaftarkan anaknya di sekolah kami," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau