Siapkan Rp 200 M, Modernland Kembangkan "Landbank"

Kompas.com - 29/05/2009, 18:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Modernland Realty terus bergerak. Perusahaan pengembang properti ini berencana mengembangkan landbank alias cadangan tanah mereka untuk proyek perumahan, mulai Juni 2009 mendatang.

Untuk keperluan itu, Modernland Realty telah menyiapkan dana investasi Rp 200 miliar yang berasal dari kasnya. "Total luas lahan yang akan kami kembangkan sebanyak 110 hektar (ha)," ujar Direktur Pemasaran Modernland Realty, Ronny E Mongkar, Selasa (26/5).

Landbank tersebut tersebar di tiga lokasi. Lokasi pertama ada di Modernland, Tangerang, seluas 70 ha. Lahan ini merupakan sisa lahan yang harus dikembangkan dari total lahan seluas 470 ha. “Di situ rencananya kami akan membangun sekitar 500 unit rumah,” tandas Ronny.

Lokasi kedua ada di Modern Hill, Pondok Cabe. Lahan seluas 30 ha tersebut merupakan sisa lahan yang belum tergarap dari luas total 60 ha. Di tempat ini, Modernland berencana mengembangkan proyek townhouse.

Lokasi ketiga ada di Cakung, seluas 10 ha dari total lahan 60 ha. Area ini berdekatan dengan perumahan milik pengembang Keppel Land.

Modernland menargetkan, pengembangan landbank tersebut akan diselesaikan hingga tahun 2010. Dengan catatan, situasi dan kondisi perekonomian mendukung.

Selain akan menggunakan landbank, Modernland juga mengincar lahan baru seluas 200 ha di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Untuk keperluan akuisisi lahan itu, Modernland telah menyiapkan anggaran Rp 300 miliar. "Targetnya tahun ini selesai, karena tahun 2010 kami mesti menyiapkan beberapa proyek baru," ujar Ronny.

Pengamat properti Ali Tranghanda bilang, Modernland adalah pengembang yang mengutamakan tema lingkungan dalam setiap proyeknya. Kemungkinan Modern masih akan mempertahankan tema lingkungan itu di proyek-proyek barunya. "Apalagi konsep perumahan hijau sedang tren saat ini," tandasnya. (KONTAN/Ali Imron)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau