Megawati Saksikan Festival Tanah Lot

Kompas.com - 30/05/2009, 23:33 WIB

TABANAN, KOMPAS.com--Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, setelah penetapan nomor urut peserta pemilu presiden 2009 di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta, Sabtu,  langsung menuju Bali untuk menyaksikan Festival Tanah Lot 2009 di Tabanan.

Pada pembukaan festival Sabtu sore turut hadir Gubernur Bali  Made  Mangku Pastika dan fungsionaris PDIP Puan Maharani yang juga putri Megawati.

Festival tersebut akan dimeriahkan oleh ribuan seniman. Festival seni budaya tersebut akan diselenggarakan mulai 30 Mei hingga 7 Juni 2009 yang dipusatkan di Objek dan Daya Tarik Wisata Khusus Tanah Lot.

Selama sembilan hari, festival akan menampilkan seniman dari 10 kecamatan di Tabanan. Festival tersebut diadakan untuk melestarikan budaya di Tabanan, memberikan apresiasi kepada seniman Tabanan, dan sebagai promosi parawisata.

Megawati saat memberikan sambutan mengatakan, ia sangat mengapresiasi kebudayaan Bali.

Ia meminta budaya lokal jangan dirusak oleh pengaruh parawisata. Ia mengingatkan bahwa turis tersebut justru ingin melihat sesuatu yang berbeda dari daerah asalnya.

Untuk itu Megawati meminta daerah-daerah mengembangkan budaya lokal.  "Jangan buat kesenian budaya secara instan," katanya.

Selain itu keanekaragaman budaya lokal di seluruh Indonesia harus dipertahankan.

Menurut Ari Junaedi, staf khusus Megawati, acara yang juga disaksikan ratusan masyarakat tersebut bukan kampanye. "Festival ini rutin dilakukan Pemda Tabanan," kata Ketua Tim Media Pemenangan Pilpres Mega-Prabowo tersebut.

Ari mengatakan kunjungan Mega tersebut sudah lama direncanakan. Selain itu, tidak ada atribut kampanye pada acara tersebut serta tidak ada ajakan unutuk memilih capres tertentu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau