Pangdam Brawijaya Ingatkan Lagi Netralitas TNI

Kompas.com - 01/06/2009, 18:27 WIB

MADIUN, KOMPAS.com — Panglima Kodam V/Brawijaya Mayjen TNI Soewarno kembali mengingatkan prajurit TNI di wilayah Jawa Timur untuk menjaga netralitas TNI menjelang pemilu presiden. Netralitas TNI menjelang pemilu legislatif lalu harus terulang menjelang pemilu presiden kali ini.

Hal ini disampaikannya kepada para prajurit TNI saat serah terima jabatan Komandan Korem 081/Dhirtosaha Jaya dari Kolonel Kamiso Miran kepada Kolonel Yul Aviandi, di halaman depan Korem 081/DSJ, Madiun, Senin (1/6).

Di halaman itu pula terpampang dua spanduk yang berisi agar TNI tetap netral. Spanduk pertama bertuliskan "Prajurit Korem 081/DSJ Mendukung Kelancaran Pilpres Tahun 2009. Politik Praktis No, Netralitas Yes", sedangkan spanduk kedua bertuliskan "Prajurit Korem 081/DSJ Bersikap Netral Dalam Kehidupan Politik dan Tidak Melibatkan Diri Pada Kegiatan Politik Praktis".

Menurut Soewarno, dia berulang kali mengingatkan prajurit TNI agar netral karena calon presiden dan calon wakil presiden banyak yang adalah purnawirawan TNI. Tidak hanya itu, di tim sukses ketiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pun banyak purnawirawan TNI.

"Makanya saya berulang kali menekankan netralitas itu. Supaya prajurit TNI yang punya kedekatan dengan mereka karena dulu pernah jadi bawahan para purnawirawan itu tidak terpengaruh dan tetap menjaga netralitas TNI," tambahnya.

Netralitas TNI yang terjaga menjelang pemilu legislatif lalu, dia melanjutkan, harus terulang pada pemilu presiden kali ini.

Untuk menjaga netralitas ini, Soewarno mengatakan akan memberikan sanksi tegas kepada siapa pun prajurit TNI yang terbukti ikut menyukseskan salah satu calon presiden dan calon wakil presiden. "Dari sanksi ringan sampai berat pasti akan kami jatuhkan," tambahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau