BRISBANE, KOMPAS.com — Konser Twilite Orchestra bersama Konduktor ternama Indonesia, Addhie MS, di Sydney, Australia, akhirnya menemui titik terang setelah sempat ditunda sejak 20 September 2008.
Pergelaran konser Indonesia: Sentuhan Harmoni itu dijadwalkan berlangsung di Gedung Opera Sydney pada 21 Juli mendatang dengan didukung sekitar 120 orang personel, kata Minister Counselor Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya KJRI Sydney, Pratito Soeharyo, Selasa.
"Kita menargetkan 2.500 orang penonton dengan harga tiket 35 dan 55 dollar Australia," katanya.
Dalam konser yang juga menyuguhkan Tabuh-tabuhan, karya Simfonis Colin McPhee ini, penyanyi muda kenamaan Australia berdarah campuran Indonesia-Aborigin, Jessica Mauboy, akan tampil, katanya.
Selain Jessica, tampil pula penyanyi Binu D Sukaman (soprano), penyanyi Utha Likumahua, Levi Gunardi (pianis), Johannes S Nugroho (pianis), dan Stephen Smith (tenor).
Konser yang didukung paduan suara Twilite dan Komunitas Katolik Indonesia ini terselenggara berkat kerja sama erat KJRI Sydney dengan berbagai pihak, khususnya Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI serta Kedutaan Besar Australia di Jakarta, katanya.
Penyelenggaraan konser Twilite Orchestra dan Addhie MS di Sydney itu sempat ditunda karena masalah teknis di Jakarta tahun lalu.
Dalam penjelasannya kepada Antara, September tahun lalu, Pratito mengatakan, pihaknya terpaksa menunda konser bersama Twilite Orchestra dari Indonesia dengan "Willoughby Symphony" Australia bertajuk Tabuh-Tabuhan, Suara Harmoni di aula resital "Angle Place" Sydney 20 September 2008 karena masalah teknis.
"Acara ini ditunda karena masalah teknis di Jakarta, sedangkan persiapan di Sydney sendiri, sebagai salah satu pendukung, KJRI telah menyiapkan segala sesuatunya sesuai dengan schedule (jadwal). Namun karena ada masalah pembiayaan, program ini terpaksa dengan berat hati kita tunda," katanya.
Sebagai konsekuensi dari penundaan itu, ia mengatakan, KJRI terpaksa membayar "biaya penundaan yang cukup besar" karena secara sepihak memutuskan komitmen yang sudah dibuat dengan pihak pengelola tempat konser, hotel, dan transportasi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang