Bentangan Bangkai Pesawat di Samudra Atlantik

Kompas.com - 03/06/2009, 07:20 WIB

FERNANDO DE NORONHA, KOMPAS.com — Sebuah kursi pesawat, jejak tumpahan bahan bakar, dan kepingan pesawat berwarna putih membentang sepanjang 3 mil di Samudra Atlantik, 400 mil timur laut Fernando De Noronha, lepas pantai kepulauan Brasil. Puing-puing itu telah dipastikan sebagai pesawat Air France yang mengangkut 228 orang dan hilang pada Minggu (31/5) waktu setempat atau Senin WIB saat dalam perjalanan dari Rio de Janeiro menuju Paris.  

"Saya pastikan puing-puing dalam bentangan 5 kilometer itu berasal dari pesawat Air France," kata Menteri Pertahanan Brasil Nelson Jobim dalam keterangan persnya di Rio. Nelson Jobim menerangkan, tidak ada tanda kehidupan dari lokasi kecelakaan tersebut.

"Kami terus berjuang di tengah kondisi cuaca yang tidak bersahabat di zona perairan dengan kedalaman 7.000 meter (untuk menemukan korban Air France)," kata Perdana Menteri Perancis Francois Fillon kepada parlemen di Paris, Selasa. Pilot militer Brasil pertama kali menemukan puing-puing pesawat dengan nomor penerbangan 447 itu terapung di dua wilayah yang terpisah sekitar 60 kilometer. Wilayah itu tidak jauh dari rute penerbangan Air France tersebut. Penyebab kecelakaan pesawat tidak akan diketahui sampai kotak hitam pesawat tersebut ditemukan dalam perkiraan waktu beberapa hari atau minggu.  

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau