Bedak Tabur atau Bedak Padat?

Kompas.com - 03/06/2009, 18:13 WIB

KOMPAS.com - Bedak adalah salah satu alat rias yang wajib dimiliki setiap wanita. Fungsinya untuk mengurangi kadar minyak pada permukaan kulit wajah dan membuat penampilan lebih segar. Namun banyak dari kita yang masih mengalami kebingungan dalam memilih jenis bedak, antara tabur atau padat. Sebelum menjatuhkan pilihan, simak dulu info berikut.

Bedak tabur
1. Tepat digunakan untuk pemilik kulit berminyak.
2. Gunakan spons untuk mengaplikasikannya pada wajah. Patut diingat, jangan biarkan bakteri tumbuh subur pada spons bedak Anda. Oleh karena itu, cucilah dengan sabun bayi setiap 3 minggu sekali. Satu lagi, untuk menjaga spons supaya tetap steril, usahakan untuk selalu menyimpan spons dalam kantong plastik mungil yang tertutup rapat.
3. Agar bedak yang melekat pada wajah Anda tampak rata, tepuk perlahan dengan gerakan ke bawah, mengikuti bulu halus yang tumbuh pada permukaan kulit wajah Anda.
4. Bedak ini cocok diaplikasikan pada wanita yang permukaan kulit wajahnya sudah mulai berkeriput.
5. Agar bedak dapat melekat lebih lama, sebaiknya oleskan alas bedak secara merata pada wajah, sebelum mengaplikasikan bedak tabur.

Bedak padat
1. Sangat pas digunakan untuk pemilik kulit normal cenderung kering.
2. Praktis. Karena dikemas dalam wadah yang mudah dibawa dan dimasukkan ke dalam tas.
3. Mudah diaplikasikan kapan saja, tanpa khawatir serbuknya tumpah dan mengotori pakaian Anda.
4. Bisa melekat lebih tahan lama, jika dibandingkan dengan bedak tabur.
5. Untuk bedak padat jenis two way cake, sebaiknya aplikasikan dengan menggunakan spons lembab, supaya bisa melekat pada wajah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau