Rp 25 Miliar untuk Anak Perusahaan Pariwisata PT KA

Kompas.com - 03/06/2009, 22:53 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - PT Kereta Api (KA) menyiapkan Rp 25 miliar sebagai modal awal pembentukan anak perusahaan di bidang industri pariwisata. Anak perusahaan tersebut ditargetkan beroperasi bulan Juli mendatang.

Direktur Utama PT KA Ignasius Jonan mengatakan, izin dari Kementrian BUMN telah keluar sekitar dua pekan lalu. "Prosesnya relatif cepat. Kami sendiri mengusulkan pembentukan anak perusahaan pariwisata sekitar satu setengah tahun lalu," katanya, Rabu (3/6), di Bandung.

Menurut Jonan, PT KA akan memiliki 99,9 persen saham anak perusahaa pariwisata itu. Adapun sisanya milik Yayasan Pusaka yang merupakan yayasan yang dimiliki karyawan PT KA.

Dalam kesempatan sama, Direktur Komersial PT KA Sulistyo Wimbo Harjito mengatakan pembentukan anak perusahaan industri pariwisata tersebut menjadi salah satu terjemahan perubahan visi PT KA sebagai unit bisnis yang prospektif. Saat ini, pihaknya telah melakukan pendataan dan survei mengenai aset properti PT KA serta paket wisata yang bisa ditawarkan kepada konsumen.

Menurut dia, potensi paket wisata yang disiapkan bisa berupa paket tour mengunjungi obyek wisata tertentu memakai KA, atau wisata alam selama perjalanan KA. Wimbo mencontohkan paket wisata yang bisa ditawarkan, misalnya perjalanan ke Candi Borobudur, gelaran Nyadran di Kota Solo menjelang Lebaran, atau wisata spiritual ke peninggalan Wali Songo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau