Cari Jejak dari Kotoran Penguin

Kompas.com - 04/06/2009, 01:20 WIB

LONDON,KOMPAS.com-Para ilmuwan berhasil menemukan 38 koloni penguin raja di Antartika dengan mempergunakan satelit yang mencari kotoran binatang itu.

Sangat sulit menemukan penguin jika mempergunakan gambar standar satelit karena binatang ini terlalu kecil. Akan tetapi, penguin berkumpul hingga delapan bulan di laut yang membeku, dan kotoran mereka yang menumpuk tampak seperti tanda coklat kemerah-merahan di atas laut beku sehingga mudah ditemukan.

Penelitian koloni ini diterbitkan oleh majalah Global Ecology and Biogeography. "Kami sedang memetakan salah satu markas kami di atas laut beku, dan kami tahu ada koloni pengyin di dekatnya," ujar Peter Fretwell, seorang pakar geografi dari British Antartic Survey kepada BBC.

"Saya mempergunakan gambar satelit sebagai latar belakang peta itu dan terlihat ada noktah coklat kemerah-merahan di salah satu danau yan g kemungkinan lokasi koloni penguin raja." "Ini penemuan kebetulan karena beberapa bulan sebelumnya kami membuat mosaik dari gambar-gambar satelit Antartika, jadi kami bisa melihat kembali dan menemukan seluruh koloni yang ada."

Dengan membandingkan gambar satelit yang memiliki noktah itu dengan lokasi koloni yang memang sudah diketahui, tim ini berhasil menemukan 10 koloni penguin yang sebelumnya tidak diketahui, dan enam koloni yang sudah diketahui tetapi baru pindah agak jauh.

Enam koloni penguin yang telah diketahui sebelumnya kini benar-benar hilang. "Kami tahu bahwa penguin raja sangat bergantung pada laut beku untuk berkembang biak - seperti beruang kutub yang tergantung pada air laut es untuk berburu. Meski laut beku saat ini cukup stabil, kami sadar bahwa dalam beberapa dekade memandang laut yang membeku akan berkurang. Kami perlu tahu lokasi dan jumlahnya sebelum bisa menyimpulkan seberapa jauh mereka terancam oleh perubahan iklim," ujar Fretwell.
          

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau