Tabrakan KRL Dekat Stasiun Manggarai, Seorang Terjepit

Kompas.com - 05/06/2009, 08:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Tabrakan KRL Depok Ekspres dan KRL Ekonomi Jabodetabek di kawasan terjadi pada Jumat (5/6) pagi ini, sekitar pukul 07.45 di antara Stasiun Manggarai dan Stasiun Tebet.

KRL 523 Depok Ekspres jurusan Depok-Kota menabrak KRL Ekonomi Jabodetabek 265. Menurut keterangan sementara yang diperoleh dari Kepala Humas Daerah Operasi I PT Kereta Api Indonesia Ahmad Sujadi, rangkaian kereta tersebut ditabrak dari belakang. Namun, ia belum bisa memberikan keterangan lebih rinci mengenai penyebab dan akibat dari kecelakaan itu. "Saya belum mengetahui secara teknis, sebentar lagi saya sampai di lokasi," kata Sujadi.

Sujadi memastikan bakal terjadi keterlambatan pemberangkatan KRL akibat kecelakaan ini. Namun, jalur arah Depok dan Bogor masih bisa beroperasi dengan menggunakan satu rel. "Kan di sana ada dua rel, jadi satu rel akan digunakan bergantian," katanya.

Tentang korban jiwa, seorang saksi mata sempat mengungkapkan bahwa pada bagian belakang kereta yang tertabrak terdapat seorang penumpang yang masih terjepit. Penumpang ini terjepit tangannya di antara gerbong kereta. Adapun penumpang lainnya berhamburan keluar untuk melanjutkan perjalanannya.

Menurut kesaksian salah satu mekanik di PT KA, Priyono, lokasi kejadian berada di dekat Gang Tekukur, kawasan Bukit Duri, sebelum melewati pintu perlintasan KA. "Tuh kereta kayaknya lagi nunggu sinyal dari Manggarai. Nah tempatnya tuh kalo dari arah Bukit Duri nikung, mungkin enggak tahu sinyal keretanya gimana, tapi yang pasti tuh kereta yang ngetem enggak keliatan kalo dari Bukit Duri," katanya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau