Toyota Masih Pimpin Pasar Otomotif Indonesia

Kompas.com - 05/06/2009, 09:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski krisis ekonomi global belum pulih benar, tapi situasi pasar otomotif Indonesia terus menunjukkan ke arah perbaikan. Bukti kuat, bisa dilihat dari penjualan bulan ke bulan yang terus bergerak naik. Meski masih belum bisa dibandingkan dengan periode tahun lalu.

Seperti dialami PT Toyota Astra Motor (TAM). Penjualan Ritel Toyota untuk Mei 2009 berhasil menembus angka 14.399 unit dan tetap menempatkan Toyota sebagai pemimpin pasar otomotif di Indonesia. Jumlah tersebut merupakan angka penjualan tertinggi dalam 5 bulan terakhir. Kontribusi terbesar tetap disumbangkan oleh Avanza sebanyak 8.956 unit disusul Kijang Innova dengan penjualan 2.419 unit.

Hasil penjualan Mei ini, menurut Johnny Darmawan tercatat sebagai yang tertinggi dalam 5 bulan terakhir. "Semoga ini merupakan sinyal positif dari perkembangan pasar otomotif nasional yang juga mencerminkan kondisi makro ekonomi nasional. Untuk terus meningkatkan kepuasan pelanggan, Toyota selalu memberikan yang terbaik dalam produk dan layanan bagi pelanggan setia Toyota di Indonesia,” ujar Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor itu.

Di kelas 4x2 compact, kendaraan anak muda yang Groovy, Toyota New Yaris berhasil mencatatkan angka penjualan sebesar 389 unit meningkat 53,8% dibandingkan penjualan bulan sebelumnya. Setelah peluncuran New Yaris bulan Maret lalu, permintaan New Yaris selalu mengalami trend yang positif.

Saat launching New Corolla Altis, April lalu, Johnny mengutarakan kepada Kompas.com perihal persediaan (stok) kendaraan, terutama untuk jenis sedan yang masih CBU. "Saat ini, kendaraan yang tersedia hanya cukup untuk 9 hari dalam sebulan. Ini memang kesalahan kita karena pesanan sesuai dengan prediksi awal tahun kalau pasar mobil turun sekitar 30%. Tapi, mulai Juli kondisinya sudah normal lagi," bilang Johnny. 

Dari seluruh produk Toyota,   terlaris masih dipegang MPV Avanza dengan angka penjualan sebesar 8.956 unit, meningkat sekitar 30% dibandingkan bulan sebelumnya dan tercatat sebagai penjualan tertinggi selama tahun 2009. Selain itu, mobil keluarga Indonesia, Kijang Innova telah mematok sebanyak 2.419 unit, meningkat sekitar 5% dibandingkan bulan sebelumnya.

Di kelas SUV, penjualan Toyota Rush juga mengalami peningkatan sebesar 8% atau sebanyak 911 unit, sedangkan Fortuner 4x2 berhasil meraih angka penjualan sebesar 396 unit.

Pada kelas kendaraan komersial, Truk Dyna juga meraih peningkatan penjualan dengan angka penjualan Dyna 4 tire sebanyak 81 unit atau meningkat 84,1% dibandingkan bulan lalu. Sedangkan Dyna 6 tire berhasil mencatatkan penjualan sebesar 464 unit atau meningkat 19% dibandingkan bulan sebelumnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau