JAKARTA, KOMPAS.com - Saham-saham di Bursa Efek Indonesia pada awal perdagangan akhir pekan ini melanjutkan penguatan yang terjadi kemarin. Faktor penguatan rupiah dan hijaunya Wall Street serta pasar saham regional menjadi vitamin BEI.
Indeks Harga Saham Gabungan sesi pertama Jumat (5/6) langsung naik 1,06 persen atau 21,480 poin menjadi 2.054,196. Saham-saham komoditas dan miscellaneous industry menjadi penyokong utama laju indeks pagi ini.
Semenrta indek Kompas100 juga bertambah 1,18 persen, kemudian indeks LQ45 menguat 1,23 persen serta Jakarta Islamic Index meningkat 1,27 persen.
Kemarin IHSG menguat 1,08 persen pada 2.032,716. Menguatnya nilai tukar Rupiah menjadi sentimen positif ditengah melemahnya bursa regional. Kenaikan indeks dimotori oleh saham pertambangan dan perbankan.
Menurut analis riset Panin Sekuritas Purwoko Sartono, investor menilai secara fundamental, makro ekonomi Indonesia masih cukup kuat ditengah tekanan krisis global. Pulihnya perekonomian dunia mendorong terjadinya spekulasi akan naiknya demand terhadap komoditas. "Hari ini kami perkirakan IHSG masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Kisaran support-resistance 2.011-2.054," tambahnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang